Tips Memilih dan Memberi Nama  Anak | Solusi Sehatku

  • 3 min read
  • Jul 16, 2020
Memilih dan Memberi Nama Anak

Arti Sebuah Nama

“Apalah arti sebuah nama…”, Seperti itulah kiranya kata-kata yang dilontarkan William Shakeespeare. Memang ada beberapa orang berpendapat demikian, dimana pendapatnya adalah tidak terlalu mementingkan arti atau makna sebuah nama. Namun tidak sedikit orang juga berpendapat bahwa nama memiliki makna yang penting.

Pada umumnya, sebuah nama diberikan kepada seorang anak oleh orang tuanya. Namun biasanya ada juga orang tua yang menyerahkan perihal pemberian nama anaknya kepada pihak tertentu, misalnya ulama atau pemuka agama, ketua adat, sesepuh, atau kerabat keluarga yang bersangkutan.

Di lingkungan sebagian masyarakat Jawa, biasanya pemberian nama itu dilakukan bersamaan dengan upacara sepasaran, yaitu selamatan pada hari ke lima setelah kelahiran. Sebagian masyarakat Jawa yang menganut agama Islam ada yang memberikan nama itu sejak lahir, dan diumumkan kepada tetangga, dan sanak saudara setelah tujuh hari bersamaan dengan upacara aqiqah (kekahan).

Seiring kemajuan teknologi di bidang peralatan medis, dengan menggunakan ultrasonografi (USG), jenis kelamin bayi sudah dapat dilihat pada saat bayi masih berada di dalam kandungan.Dengan demikian, banyak orang tua yang sudah mempersiapkan nama anaknya sebelum anak itu lahir.

Sebagian masyarakat Jawa, di samping nama yang disandang sejak kecil (nama kecil/nama alit), dikenal pula nama tua (nama sepuh), yang biasanya diberikan oleh orangtuanya setelah yang bersangkutan menikah.

Terlepas dari kedua pendapat tersebut, yang perlu diingat, dan dijadikan bahan pertimbangan di dalam pemberian nama adalah bahwa sebuah nama melekat pada seseorang, sehingga jangan sampai kelak di kemudian hari orang yang menyandang nama itu malu menggunakan nama yang telah disandangnya.

Nama itu cerminan kesan, harapan, atau doa dari seseorang kepada orang yang diberi nama.

Memilih dan Memberi Nama  Anak

Tidak sedikit orang yang mengernyitkan dahi ketika tersiar kabar bahwa Melly Goeslaw memilih nama ‘Anakku Lelaki Hoed’ dan ‘Pria Bernama Hoed’ untuk anak laki-lakinya, masing-masing yang pertama dan kedua.

Mungkin, Melly memang termasuk orang yang cukup ‘ekstrem’ dalam hal memilih nama yang tidak lazim.

Namun sahabat solusi sehatku, sebenarnya sekarang ini semakin banyak kita jumpai anak-anak dengan nama yang sedikit asing di lidah (seperti Alexis, Joshua, Aaron, Kayana, Nayaka, dsb.), dan semakin jarang anak-anak yang bernama ‘Budi’, ‘Anto’, ‘Ratna’, ‘Sari’, atau ‘Sri’.

Pasalnya, nama-nama ‘zadul’ (zaman dulu) kian ditinggalkan dan para orang tua kini pun senang mengulik nama yang terdengar lain dari yang yang sudah ada untuk anak-anak mereka.

Pemberian nama bayi merupakan suatu kewajiban mutlak bagi para orang tua di seluruh dunia. Nama yang akan disandang sang bayi, akan digunakan sebagai identitas sang bayi untuk selama-lamanya. Memberikan nama pada sang bayi merupakan hal yang menyenangkan, namun terkadang membuat orang tua bingung, karena memberi nama pada sang bayi merupakan kado pertama atau awal pemberian dari orang tua.

Faktor Penting Saat Memilih Nama Anak

Namun, jangan lupa bahwa nama yang ‘unik’ bukanlah satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Ada beberapa faktor penting saat memilih nama anak, yang perlu juga diperhitungkan.

  • Nama adalah kata yang membuat seseorang dikenal di lingkungannya.
  • Ada keyakinan umum bahwa nama adalah doa orang tua bagi anak.

Kedua faktor ini menjelaskan, mengapa saat memilih nama pilihlah nama yang punya arti yang baik.

Setiap orang tua pastinya ingin memberikan nama yang terbaik dan terindah bagi sang bayi. Namun dalam memberikan nama bayi, para orang tua hendaknya tidak sembarangan, karena nama yang akan diberikan, akan digunakan sang bayi sebagai identitas selama hidupnya dan akan tumbuh di lingkungan sosial.

Kita bisa menganalisis nama (dan arti) anak perempuan dan lelaki baik di buku maupun internet.

Ada banyak sumber nama, apakah itu dari bahasa Sanskerta, bahasa Arab, bahasa Ibrani, Jawa, nama pewayangan, dan sebagainya.

Tips untuk Memilih dan Memberikan Nama

Berikut solusisehatku.com memberikan beberapa tips untuk memilih dan memberikan nama pada sang bayi.

Dalam memilih sebuah nama pada sang bayi, hendaknya yang paling utama adalah sesuaikan dengan jenis kelamin sang bayi.

Pilihlah nama-nama yang memiliki makna atau arti yang positif. Hal ini sangatlah penting, karena nama tersebut akan disandang sang bayi/anak selamanya. Anda juga perlu berhati-hati, apabila nama yang akan diberikan mengandung unsur agama, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan guru/pemuka agama.

  • Mudah Diucapkan, Dieja dan Enak Didengar

Pilihlah nama yang terdengar indah saat diucapkan. Disamping itu, keserasian susunan nama menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

Selamat mencari nama!