Pada saat ini bukan hal yang aneh jika orang tua memiliki segudang kesibukan, terutama seorang istri atau seorang ibu karir yang memiliki kesibukan selain urusan rumah tangga. Mulai dari sibuk dengan pekerjaan sampai sibuk dengan mengurus urusan rumah tangga. Sehingga tidak aneh jika banyak anak yang merasa tidak dekat dengan orang tua karena kurangnya perhatian dan cenderung lebih dengat dengan orang lain yang berperan sebagai pengasuhnya.

Tidak mudah memang sebagai orang tua yang sibuk bekerja untuk mendidik anaknya, selain harus pintar dalam membagi waktu antara pekerjaan dan urusan rumah tangga dengan memenuhi tugas sebagai orang tua untuk memastikan pendidikan anaknya terpenuhi dengan baik.mulai dari pendidikan formal sampai dengan pendidikan di dalam keluarga, karena hal inilah yang dapat membentuk karakter anak dimasa depan.

Untuk dapat memberikan yang terbaik bagi si anak, orang tua harus bisa menjadi figur yang baik serta harus terjun langsung dalam memberikan pendidikan terhadap anak untuk proses pembentukan karakter anak. Namun hal itu sepertinya sulit dilakukan bagi orang tua yang kesehariannya sibuk bekerja. Namun bunda tak perlu khawatir, kami akan memberikan beberapa tips cara mendidik anak walau orang tua sibuk bekerja.

Beberapa solusi cara mendidik anak walau orang tua sibuk bekerja

  1. Berikan pelukan hangat terhadap anak

Pelukan memang terlihat sepele, namun sebuah pelukan orang tua terhadap anak dapat membangun rasa kasih sayang diantara keduanya. Oleh sebab itu, sesibuk apapun orang tua berikanlah pelukan terhadap anak minimal 2 kali sehari pada pagi hari dan sore hari atau malam sebelum tidur. Selain bisa membangun rasa kasih sayang diantara keduanya, pelukan juga dapat membuat anak merasa nyaman dan aman ketika didekatnya, apalagi jika ditambah dengan memberikan kecupan, maka hal ini akan membuat anak merasa lebih nyaman dan dihargai.

Baca Juga:  4 Kegiatan Yang Bermanfaat Bagi Balita Hiperaktif
  1. Lakukan Pertemuan Keluarga

Lakukan pertemuan keluarga minimal 2 kali dalam seminggu, pertemuan pertama diadakan di rumah, walau hanya sekedar bersantai sambil menonton atau pun hanya sekedar berbincang bincang. Untuk pertemuan ke dua setidaknya ajaklah anak bermain ke luar rumah, walau hanya sekedar bermain di taman atau makan bersama diluar, hal itu akan menambah kedekatan anak dengan keluarga.

  1. Berikan peran penting bagi anak dalam keluarga

Sangatlah penting bagi orang tua untuk mengajak anak berperan penting dalam urusan rumah tangga, baik dalam hal pekerjaan rumah maupun dalam hal memberikan keputusan dalam sebuah masalah. Ajak anak berbicara dengan baik, lalu mintalah pendapat anak agar anak merasa sangat dihargai dan dibutuhkan. Hal ini dapat membantu perkembangan anak dalam hal tanggung jawab serta mengajarkan anak bagaimana cara mengatasi sebuah masalah.

  1. Jangan dilarang, tapi diarahkan

Jangan sekali-kali bunda membentak anak dalam melarang sesuatu. Tapi jika anak melakukan kesalahan, berikanlah pengertian dengan baik kalau yang dilakukannya itu salah. Kemudian berilah contoh yang benar dalam membenarkan sesuatu.

  1. Membuat Janji Pertemuan dengan anak

Seorang anak akan merasa sangat bangga dan merasa sangat dihargai jika kita membuat janji bersama mereka. lakukan minimal dua minggu sekali. buatlah janji yang istimewa disela sela kesibukan anda, dan akan lebih baik jika si anak bisa melihat jadwal anda ketika anda memberikan janji pertemuan.

  1. Mengajak anak berbicara bukan bermain

Disela sela kesibukan anda luangkanlah waktu sedikit untuk mengajak anak berbicara tentang apa yang terjadi disepanjang hari. Lakukan ketika malam hari sebelum anak tidur, itu merupakan waktu yang sangat efektif. Hal ini akan membangun sebuah keterbukaan antara orang tua dan anak.

Baca Juga:  Hati-hati!! Ginseng Juga Memiliki Efek Buruk Untuk Kesehatan

Demikianlah beberapa tips untuk orang tua yang memiliki segudang kesibukan dalam mengurus anak. Jangan pelit terhadap waktu. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk memperhatikan anak walau sedikit, dan jangan menjadikan pekerjaan sebagai alasan anda tidak memiliki waktu buat anak. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here