Diabetes Melitus : Panduan Diet Sehat untuk Penderita Diabetes Melitus

  • 3 min read
  • Jul 08, 2020
Bahaya Komplikasi Penyakit Diabetes

Diet Sehat untuk Penderita Diabetes Melitus

Sahabat solusi sehatku, hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Penyakit ini hanya dapat dikelola dan dikendalikan. Pengelolaan Diabetes Melitus dilakukan dengan tiga cara:

  • obat
  • insulin
  • diet

Mengendalikan Diabetes Melitus dengan diet berarti menerapkan pola makan seimbang dan membatasi diet secara terkendali. Hal ini berlaku untuk semua penderita Diabetes Melitus, tidak memandang jenis diabetesnya. Dalam beberapa kasus, pola diet yang baik saja sudah cukup untuk mengendalikan Diabetes Melitus tipe 2.

Namun, jika Anda menderita Diabetes Melitus tipe 1 (insulin dependent diabetes), Anda perlu menyeimbangkan asupan makanan dan suntikan insulin untuk mencapai kadar gula darah terbaik Anda. Semua penderita Diabetes Melitus tipe 1 harus mendapatkan suntikan insulin, tetapi hanya sebagian kecil dari penderita Diabetes Melitus tipe 2 yang memerlukannya.

Prinsip Diet Sehat Penderita Diabetes Melitus

Pada intinya, tidak ada diet khusus untuk Diabetes Melitus. Makanan yang dimakan penderita Diabetes Melitus adalah makanan yang sama dengan yang dimakan semua orang. Pola makan yang direkomendasikan untuk penderita Diabetes Melitus berikut juga baik untuk semua orang. Perbedaannya, pola makan ini jauh lebih penting bagi penderita Diabetes Melitus, karena tanpanya maka obat-obatan apa pun menjadi tidak efektif:

  1. Makan teratur

Anda dapat dengan mudah menjaga kadar gula darah di bawah kontrol jika Anda makan secara teratur. Jika Anda mendapatkan insulin, ahli diet atau dokter akan menjelaskan pentingnya menyeimbangkan makanan dengan suntikan dan secara bertahap menemukan cara Anda sendiri agar asupan makanan Anda memproduksi energi.

Hal ini mungkin sulit pada awalnya, tapi dengan disiplin yang baik Anda dapat melakukannya. Umumnya, Anda harus mengkonsumsi makanan besar atau makanan ringan setiap 3-4 jam dan mengambil obat-obatan atau suntikan untuk membantu mengendalikan kadar gula Anda. Jika Anda bekerja di malam hari, Anda mungkin perlu makanan tambahan atau makanan ringan.

  1. Mengontrol berat badan

Penderita Diabetes Melitus yang kelebihan berat badan sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan. Anda perlu mengikuti beberapa panduan sederhana berikut untuk menurunkan berat badan. (Ingatlah bahwa satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan adalah mengkonsumsi kalori makanan kurang dari yang Anda butuhkan untuk kegiatan sehari-hari).

  • Makanlah dengan porsi lebih sedikit
  • Kurangi konsumsi makanan yang digoreng dan berlemak
  • Kurangi makanan ringan seperti keripik dan biskuit, ganti dengan buah-buahan atau jus tanpa gula
  • Tingkatkan aktivitas fisik dan olahraga
  1. Makan sumber karbohidrat yang tepat

Karbohidrat dicerna di dalam tubuh sehingga menghasilkan glukosa, yang memberikan Anda energi. Ada dua jenis karbohidrat: gula dan tepung.

Makanan bergula seperti minuman ringan, permen, cokelat, biskuit manis dan puding sebaiknya dihindari karena sangat cepat menyebabkan lonjakan glukosa darah. Anda dapat memilih makanan/minuman berpemanis buatan seperti sakarin atau aspartam, namun penggunaan berlebihan dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Karbohidrat dari tepung seperti nasi, roti, kentang, pasta, sereal dan buah lebih lambat diserap tubuh dan merupakan sumber energi yang baik. Anda dapat mengkonsumsinya secara teratur sepanjang hari.

Untuk mengukur seberapa cepat atau lambat sumber karbohidrat meningkatkan glukosa darah, para ahli menggunakan ukuran yang disebut indeks glikemik atau GI. Semakin rendah angka GI, semakin kecil fluktuasi kecil dalam glukosa darah dan kadar insulin yang disebabkan oleh konsumsinya.

  1. Pertahankan diet yang seimbang

Diet seimbang memungkinkan Anda untuk mengontrol Diabetes Melitus dan memastikan efektivitas pengobatan Anda. Sebagai panduan, diet Anda harus memenuhi kriteria berikut:

  • Dua-perlima dari piring Anda harus terdiri dari makanan yang mengandung karbohidrat, sebaiknya juga yang berserat tinggi.
  • Dua-perlima dari piring Anda harus terdiri dari sayuran atau buah.
  • Seperlima dari piring Anda harus berisi sumber protein, misalnya daging, ikan, telur, tempe atau tahu.

Jika Anda mengikuti diet seimbang, Anda tidak perlu suplemen vitamin atau mineral. Beberapa ahli berpendapat bahwa kekurangan beberapa unsur seperti kromium dan selenium dapat mempercepat komplikasi Diabetes Melitus.

Namun, tidak ada cara untuk mengukur jumlah mereka dalam diet atau tingkat mereka dalam darah Anda. Cara terbaik untuk mendapatkan mereka dalam diet Anda adalah menciptakan keberagaman makanan yang Anda makan.

Diet yang sehat berarti kombinasi yang tepat dari makanan yang baik dan mengganti makanan yang berbahaya dengan yang menguntungkan. Jika Anda masih khawatir atau cemas dengan apa yang Anda makan, mintalah nasihat ahli diet atau dokter Anda.