JANGAN EGOIS | Solusi Sehatku

  • 1 min read
  • Mei 20, 2020
JANGAN EGOIS
Daftar Isi [ Tutup ]

JANGAN EGOIS

Hampir 3 bulan semuanya berjuang. Para nakes yang bertaruh nyawa, para pekerja yang terancam PHK dan banyak off nya. Para pedagang yang tidak semua bisa online. Kami para guru yang harus berpikir keras agar tetap menjalankan amanah. Semua bersabar dan yakin bahwa kondisi akan seperti sedia kala.

Seberapa pentingkah beli baju lebaran di keramaian, beli bukaan di sore hari dengan berdesakan, atau mudik ke kampung halaman tak hiraukan kerumunan di tengah pandemik seperti sekarang ini?

Apakah tidak bisa ditunda? Bukankah ekonomi kita tersendat saat kita dikarantina, namun kenapa mendadak sehat saat belanja. Jangan mengeluh tak ada beras sementara baju baru di tengah kerumunan dilibas. Jangan protes ga ada kuota untuk sekolah kalau mudik berjejalan ga bikin kamu stres.

Bila rezekimu lebih, belilah dagangan saudaramu bisa DO atau COD seperlunya. Bila kamu sayang pada keluargamu, doakan, kirimkan buah tangan, sementara waktu tak perlu pulang. Karena meskipun imunitas tubuhmu sekuat popeye yang bisa angkat jangkar, atau superman yang kuat diterpa angin dan badai. Orangtuamu, anakmu, saudaramu belum tentu. Kamu tidak terinfeksi tapi sekelilingmu bisa jadi. Dari mana asalnya? Dari kamu sebagai pembawa virusnya.

Ayolah jangan egois. Semua berjuang, semua berkorban. Bukankah kita ingin kembali seperti sedia kala? Bersabarlah… Bahkan para nakes harus menahan diri tak bertemu keluarga inti. Hargailah mereka, hargai diri kita dan sekeliling kita. Bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi untuk dunia.

Jangan berharap kamu dapat merubah dunia. Perubahan itu mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai sekarang juga. Masalah takdir itu hak mutlak Alloh Subhanahuwata’ala namun masalah ikhtiar kewajiban kita sepenuhnya.

Sitti Nurjanah, S.Pd., M.Pd.
#dirumahaja