Bunda, Pemberian Susu Anak Ada Aturannya Lho

Discussion in 'Kesehatan Anak' started by Hana, Jun 17, 2019.

Tags:
  1. Hana

    Hana New Member

    Mungkin Bunda satu dari sekian banyak orang tua yang tidak begitu memperdulikan mengenai waktu yang baik minum susu. Padahal, ini sangat menentukan apakah si kecil benar-benar mendapatkan kebaikan dari susu atau tidak.

    Faktanya, banyak anak balita yang justru mengalami kegemukan. Ini disebabkan karena pemberian susu yang tidak sesuai aturan. Setidaknya kejadian seperti ini sudah menjadi bukti betapa pentingnya mengetahui aturan pemberian susu yang baik.

    Berapa Kali Sebaiknya Pemberian Susu Anak?

    Ada simpang siur mengenai berapa kali pemberian susu. Namun, satu hal yang perlu diperjelas. Susu bukan sumber nutrisi anak yang paling utama. Makanan tetap menjadi sumber nutrisi yang paling utama.

    Apalagi jika anak semakin besar. Susu tidak lagi menjadi hal yang begitu penting. Pemberian susu diperlukan hanya untuk memastikan setiap hari anak mendapatkan semua nutrisi harian yang diperlukan. Tidak ada yang kurrang. Tidak tidak ada yang berlebihan.

    Karena itulah banyak ahli gizi anak menyarankan agar pemberian susu cukup tiga kali setiap hari saja. Bahkan, untuk balita yang sudah berusia di atas 2 tahun, disarankan untuk mengurangi frekuensi pemberian susu, yaitu cukup 2 kali saja.

    Intinya sama. Ketika anak semakin besar, susu bukan hal yang utama, Makananlah yang paling utama.

    Jadi, jika Bunda ditanya berapa kali sebaiknya susu anak diberikan, jawabannya cukup 2-3 kali saja. Selain itu, Bunda juga perlu ketahui waktu yang baik minum susu untuk anak.

    Jika Bunda masih memberikan 3 gelas setiap hari, maka waktunya sama seperti makan, yaitu di pagi hari saat sarapan, saat makan siang, dan saat makan malam. Jika hanya dua kali, Bunda bisa berikan di pagi dan di malam hari. Di siang hari, Bunda bisa berikan jenis minuman yang lain seperti teh, jus buah, dan lain sebagainya.

    Kapan Susu Anak Sebaiknya Diberikan?

    Ini tidak berkaitan dengan waktu tapi apakah susu diberikan sebelum atau setelah makan. Jangan salah. Ini juga terkait dengan waktu yang baik minum susu.

    Beberapa ahli gizi anak lebih menyarankan agar anak minum susu setelah makan. Setidaknya ada dua alasan. Yang pertama, agar anak mau makan. Banyak anak yang akhirnya mogok makan jika susu diberikan sebelum makan.

    Tahukah Bunda apa alasannya? Karena setelah minum susu, anak sudah merasa kenyang sehingga ia menolak untuk makan makanan yang Bunda sudah siapkan. Itulah mengapa banyak yang menyarankan agar susu sebaiknya diberikan setelah makan.

    Alasan yang kedua agar anak mendapatkan nutrisi lebih banyak. Bukan tidak mungkin anak tetap makan setelah minum susu. Akan tetapi, ia makan hanya sedikit. Padahal, seperti yang Bunda sudah ketahui, nutrisi utama itu bukan dari susu, melainkan dari makanan. Jadi, lebih utama mana makanan dan susu anak?

    Bukan berarti susu tidak penting yang Bunda. Tetap saja susu itu diperlukan. Hanya saja, jika Bunda harus disuruh memilih, yang pertama adalah makanan. Baru yang kedua adalah susu untuk anak.

    Bukan itu saja. Bunda tidak harus memberikan susu setelah makan. Selain itu, harus ada jeda antara makan dan minum. Ini juga salah satu hal penting selain kapan waktu yang tepat minum susu. Setidaknya, Bunda berikan jeda sekitar 5-10 menit setelah makan baru kemudian Bunda berikan susu.

    Mengapa demikian? Jika Bunda langsung memberikan susu setelah anak selesai makan, anak akan kekenyangan. Jelas ini tidak baik untuk pencernaan. Maka dari itu, berikan jeda antara makan dan minuman susu.

    Sudah jelas kan sekarang?

    Jadi, Bunda sudah tahu berapa kali susu diberikan lengkap dengan kapan waktu yang baik minum susu.

    Hal Kecil yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Susu

    Setelah Bunda tahu dan menerapkan pemberian susu sesuai aturan, hal tersebut tidal lantas membuat anak pasti mendapatkan kebaikan susu. Tidak ya Bunda. Selain itu, ada beberapa hal sepele yang patut untuk Bunda perhatikan.

    Cara Penyajian
    Usahakan Bunda menggunakan air hangat ya. Dengan air hangat, susu akan larut dengan baik.

    Jangan Tuangkan Air Panas
    Bagaimana Bunda membuat air hangat? Kebanyakan orang tua menuangkan air panas ke dalam botol atau gelas yang sudah ada susunya. Baru kemudian menambahkan air dingin agar susu menjadi hangat. Ternyata itu cara yang salah. Menuangkan air panas langsung ke susu bisa merusak kandungan di dalam susu, terutama protein.


    Sebaiknya Bunda siapkan dulu botol atau gelas. Tuangkan air panas dan air dingin. Baru kemudian tuangkan susu. Aduk hingga rata. Cara ini tidak membuat kandungan di dalam susu rusak.

    Jangan Tambahkan Gula
    Bebarapa orang tua menambahkan gula ke dalam susu anak dengan alasan agar anak lebih suka. Padahal, ini tidak baik untuk pertumbuhan anak. Menambahkan gula pada susu bisa menyebabkan anak kelebihan gula dan berpotensi kegemukan atau obesitas. Bunda tidak ingin hal ini terjadi pada sang buah hati, bukan?

    Maka dari itu, setiap orang tua dituntut untuk tahu tentang banyak hal yang terkait dengan mengoptimalkan perkembangan anak. Salah satunya adalah mengetahui bagaimana cara menyajikan susu yang tepat.

    Sekarang, setelah Bunda tahu waktu yang baik minum susu, apakah Bunda selama ini sudah tetap dalam hal waktu pemberian susu untuk anak? Jika salah, lakukan seperti tips tersebut di atas agar tumbuh kembang sang buah hati menjadi lebih lagi. Bagaimanapun juga, perkembangan anak sangat dipengaruhi bagaimama Bunda merawat dan membesarkannya.
     

Share This Page