Pada dasarnya kulit bayi memanglah sangat rentan dan sensitif, tidak seperti orang dewasa. Namun tidak semua bayi sama tingkat kerentanan dan kesensitifannya. Oleh karena itu bunda harus sangat hati-hati dalam merawat kulit bayi agar kulit tidak mudah iritasi. Lantas, bagaimana cara merawat kulit bayi yang sensitif dengan baik ?

Kenapa Kulit Bayi Sensitif?

Kulit bayi memang sangat sensitif terhadaplingkingan, apalagi bayi yang baru saja lahir, hal itu karena kulit bayi masih tipiss. Perubahan suhu dari lembab dalam kandungan ke lingkungan udara yang dialami bayi juga dapat membuat kulit bayi menjadi cepat kering.

Struktur jaringan kulit yang masih longgar pun membuat kulit bayi mudah untuk menglami iritasi dan sistem perlindungan kulit bayi yang belum terbentuk dengan sempurna membuat zat-zat asing diluar mudah untuk masuk dalam kulit. Sehingga kulit bayi sangat rentan terkena kekeringan serta iritasi seperti adanya ruam dan gatal.

Tips Merawat Kulit Bayi Yang Sensitif

Kulit bayi yang sangat sensitif membuat bunda harus berhati-hati dalam merawatnya, karena jika tidak hati-hati maka bisa merusak kulit bayi. Berikut merupakan beberapa tips yang bisa bunda lakukan dirumah, yaitu :

  1. Cermatlah dalam memilih produk yang aman

Gunakan produk perawatan kulit yang mengandung bahan bahan alami, atau dengan PH yang sesuai dengan kulit bayi ysitu sekitar PH 4,5 sampai dengan PH 5. Mulai dari penggunaan baby cream, bedak, sabun mandi bahkan deterjen.  Usahakan agar bayi tidak melakukan kontak langsung dengan sabun atau deterjen yang berlabel keras serta usahakan untuk mencuci pakaian dengan deterjen yang lembut.

  1. Selalu menjaga kelembaban kulit bayi

Mandukan bayi secara teratur menggunakan air hangat, bukan air dingin atau[in air panas. Gunakan handuk dan pakaian yang lembut serta longgar untuk membungkus bayi, karena jika menggunakan bahan-bahan kasar bisa merusak kulit bayi. Untuk tetap menjaga kelembutan kulit bayi, maka oleskanlah baby cream pada kulit bayi setiap habis mandi. Pilih produk yang tidak berbau menyengat dan tanpa alkohol.

  1. Hindari kontak langsung dengan matahari secara berlebih
Baca Juga:  6 Keuntungan Membuat Sendiri Makanan Bayi Di Rumah

Paparan sinar matahari memang sangat baik untuk kesehatan bayi, namun jika terlalu sering maka hal ini dapat membuat kulit sang bayi menjadi rusak. Waktu yang baik digunakan adalah pagi hari sekitar jam 07.00 sampai jam 09.00.

  1. Hindarkan bayi dari hal-hal yang bisa membuat kulit menjadi iritasi

Hindari bayi dari hal-hal yang bisa membuat kulit menjadi iritasi, seperti air liur, keringat, air urine, feses serta sisa makanan yang menempel. Oleh sebab itu jaga selalu kebersihan bayi guna melindungiu kulit bayi dari iritasi. Pakailah popok bayi yang bertekstur lembut serta ganti popok  bayi secara teratur.

Jika terjadi iritasi secara berlebih, maka segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here