Pertumbuhan merupakan salah satu hal yang sensitif dalam kesehatan anak. Apalagi jika menyangkut tinggi badan dan berat badan anak, orang tua biasanya kerap khawatir jika melihat anaknya tumbuh berbeda dengan yang lainnya. Kekhawatiran akan bertambah jika berat badan anaknya tidak kunjung bertambah padahal sudah cukup banyak makan. Apakah kurang gizi, atau nutrisi ?

Itulah salah satu hal yang sering dipermasalahkan oleh orang tua. Namun tahu kah bunda, bahwa berat badan anak sangat dinamis dan bisa berubah kapan saja seiring dengan tumbuh kembang anak.

Ketika sang anak mulai bertumbuh tinggi, namun nerat badannya tak kunjung naik, maka wajar jika bunda khawatir karena bisa saja anak kekurangan nafsu makan sehingga gizi dan nutrisinya tidak terpenuhi dengan baik. Lantas bagaimana bunda bisa memastikan bahwa berat badan anak mengalami kekurangan berat badan normal atau tidak ? Maka langkah yang perlu bunda lakukan hanyalah dengan memeriksa berat badan yang ideal untuk usia anak anda, tinggi badan serta jenis kelamin si anak. Kemudian bunda bisa memantaunya dengan menggunakan kurva pertumbuhan WHO.

Cara Mengatasi Anak Kekurangan Berat Badan.

Jika telah dipastikan bahwa si anak mengalami kekurangan berat badan, maka bunda bisa melakukan beberapa cara untuk dapat mengatasinya seperti berikut :

  1. Atur jadwal makan anak.

Mengatur jadwal makan merupakan cara pertama yang harus bunda lakukan untuk menaikkan berat badan anak secara sehat. Jika anak makan secara konsisten sesuai dengan jadwal yang ditetapkan maka asupan nutrisi pun akan terpenuhu dengan baik.

  1. Memnambah porsi makan anak jika anak mampu untuk menghabiskan makanannya lebih dari satu porsi.Akan lebih baik juga jika anak makan ditambah dengan susu dsan buah-buahan sebagai pendamping makan.
  2. Berikan anak jus buah- dan susu yang rendah lemak. Jus dan asusu ini dapat bunda berikan kepada anak ketika anak merasa haus, berikan dengan diselingi dengan air putih biasa.
  3. Berikan makanan yang mengandung kalori tinggi. Anda bisa melakukannnya dengan membaca beberapa buku panduan dan melihat isi kandungan gizi dan nutrisi dalam kemasan makanan. Hal ini dapat membuat berat badan anak berkembang lebih cepat.
  4. Berikan makanan yang memiliki kadar lemak sehat seperti kacang-kacangan, olahan kacang seperti selai kacang, alpukat serta minyak zaitun. Selain untuk menambah berat badan, makanan ini juga cukup baik untuk mencegah terjadinya peradangan.
Baca Juga:  Apa Saja Jenis Mineral dan Vitamin Untuk Anak?

Dalam proses penambahan berat badan, ada beberapa hal yang perlu bunda perhatikan, seperti hal-hal berikut ini :

  1. Jangan memaksakan anak untuk makan sesuai kehendak bunda, namun berikan variasi makanan bernutrisi secara menarik. Atur waktu jadwal makan anak menjadi lebih menyenangkan agar anak tidak rewel.
  2. Berikan peran kepada anak dalam memilih makanan, bahkan bunda bisa ajak anak untuk bebrbelanja bersama untuk membeli makanan serta ajak anak untuk mengoleh makanan bersama.
  3. Hindari perdebatan tentang makanan dengan anak karena berdebat dapat membuat nafsu makan anak berkurang.
  4. Hal yang terakhir yang perlu diingat bahwa anak-anak memiliki perut yang kecil, sehingga mereka hanya bisa makan sedikit namun sering. Oleh karena itu, biasakan anak-anak untuk ngemil makanan sehat yang mengandung nutrisi tinggi sebagai ganti makan seperti buah-buahan, roti gandum, jus atau susu.

Itulah beberapa tips yang dapat bunda praktikan di rumah. Namun hal yang perlu bunda ketahui adalah selama anak bisa makan dengan lahap serta tumbuh dengan ceria, bunda tak perlu khawatir jika anak masih terlihat kurus. Jangan terlalu memaksakan kehendak, karena itu dapat memicu masalah pada kesehatan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here