Yuk Pahami, 5 Arti Tangisan Bayi Ini!

Arti tangisan bayi – Umumnya bayi akan menangis lebih sering daripada anak-anak, mereka akan menangis satu sampai tiga jam setiap harinya. Dan seiring dengan bertambahnya usia si kecil, maka kebutuhannya dalam mencari perhatian melalui tangisan akan terus berkurang, hal ini dikarenakan si kecil mulai mampu mempelajari eye contact atau kontak mata, tersenyum, dan bersuara.

Lapar merupakan salah satu hal yang sering membuat si kecil menangis. Jika seperti itu, bagaimana kita bisa mengetahui bahwa tangisan bayi itu menandakan ia lapar? Menurut Priscilla Dunstan, seorang penulis buku Dunstan Baby Language yang isinya membahas mengenai arti tangisan bayi, bahwa setidaknya ada 5 jenis tangisan bayi yang harus di pelajari dan di pahami oleh para ibu.

Nah, di bawah ini ada bahasan mengenai arti dari suara tangisan bayi yang harus di pahami, yaitu sebagai berikut:

  1. Tangisan Lapar

Semakin kecil usia bayi Anda, maka akan semakin sering pula ia merasakan lapar. Keadaan perut si kecil masih terlalu kecil untuk bisa mencerna banyak ASI, maka ia akan sering merasa lapar dikarenakan ia masih belum bisa mengkonsumsi ASI dalam jumlah yang banyak.

Ketika si kecil lapar, umumnya tangisan bayi akan berlangsung begitu keras serta berlangsung sangat lama. Bahkan tangisannya pun akan terdengar seperti “neh” yang panjang dan akan terputus ketika si kecil mengambil napas guna melanjutkan kembali tangisannya.

  1. Tangisan Lelah

Ketika si kecil merasa lelah, maka tangisan yang terdengar seperti merengek dengan adanya rauangan yang sedikit melengking. Bahkan efek suara “wah-wah” akan Anda dengan dan terkadang bisa membuat si kecil menjadi bergetar atau bahkan menggigil.

  1. Tangisan Ingin Bersendawa

Umumnya tangisan ini memiliki bunyi “eh” dengan durasi yang panjang. Dan ketika adanya gelembung udara yang tersangkut di bagian dada si kecil, maka ia akan terus berusaha untuk mengeluarkannya. Sehingga ketika si kecil menangis, maka suara yang terdengar sama seperti bunyi “eh”. Ketika itu, Anda bisa menggendong si kecil dan tepuk-tepuklah bagian punggung si kecil dengan lembut guna membantu bayi Anda mengeluarkan udara tersebut dengan mudah.

  1. Tangisan Tidak Nyaman

Ketika si kecil merasa tidak nyaman, mungkin dikarenakan popok yang basah, gatal atau bahkan merasa kegerahan, maka tangisan yang di keluarkan biasanya bersuara menyerupai “heh” yang sangat melengking dengan keadaan napas yang sedikit tersendat.

  1. Tangisan Ingin Buang Gas

Ketika si kecil ingin buang gas, maka suara tangisan yang di keluarkan hampir menyerupai bunyi “eir”. Dan ketika si kecil tidak bisa bersendawa, maka udara tersebut akan terus bergerak ke sistem digestif anak. Umumnya, ketika si ekcil menangis, maka si kecil akan mengangkat kedua kakinya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517