Waspadai Pemicu Munculnya Flek Pada Ibu Hamil!

Pendarahan atau flek pada ibu hamil merupakan salah satu hal yang patut untuk di takuti. Dan pastinya Anda akan sangat panik ketika munculnya pendarahan atau flek pada ibu hamil, Anda akan khawatir dengan keadaan janin yang ada di dalam kandungan Anda.

Satu hal yang harus Anda ketahui dan pahami, sebenarnya ada beberapa jenis pendarahan yang memang seharusnya tidak perlu Anda khawatirkan, dan beberapa jenis pendarahan tersebut merupakan satu masalah pada ibu hamil yang umum dan wajar terjadi.

Ketika munculnya flek pada ibu hamil, dan Anda langsung memeriksakannya ke dokter memang merupakan satu solusi atau tindakan yang tepat Anda lakukan. Namun Anda juga harus memahami pemicu atau penyebab flek pada ibu hamil.

Berikut ini beberapa hal yang menjadi pemicu munculnya flek atau pendarahan pada ibu hamil, yaitu sebagai berikut:

  1. Implantasi

Implantasi atau keadaan dimana embrio menempel di bagian permukaan endometrium yaitu salah satu pemicu munculnya pendarahan atau keluarnya flek. Umumnya, pendarahan ini akan terjadi di awal kehamilan, bisa keluar berupa bercak atau bahkan gumpalan darah. Hal ini juga akan terjadi antara 6-10 hari serta tidak akan terasa sakit.

Keluarnya pendarahan ini meruipakan hal yang wajar dan umum terjadi pada ibu hamil, namun sebaiknya Anda juga berkonsultasi kepada dokter ketika Anda memeriksakan kehamilan Anda.

  1. Seks

Ketika Anda tengah hamil, maka umumnya suplay darah ke rahim akan meningkat. Setelah Anda melakukan hubungan intim dengan pasangan ketika Anda hamil, biasanya akan muncul bercak darah, bercak yang keluar biasanya berwarna merah muda, merah tua atau bahkan kecoklatan.

Ketika hal ini terjadi, maka sebaiknya Anda tidak perlu menghindari hubungan seks dengan suami semasa kehamilan, namun Anda harus lebih berhati-hati lagi ketika Anda melakukannya dengan pasangan.

  1. Keguguran

Pendarahan saat hamil juga merupakan salah satu tanda Anda mengalami keguguran, terutama jika pendarahan tersebut disertai dengan rasa nyeri serta sakit di bagian perut.

Pendarahan yang keluar ketika keguguran tidak selalu terjadi dengan hebat, dan bisa berupa gumpalan darah yang keluar. Umumnya, keguguran juga di sertai dengan kejang atau kram di bagian perut.

  1. Infeksi

Pendarahan pada ibu hamil pastinya tidak selalu menjadi tanda terjadinya masalah pada kehamilan. Namun salah satu penyebab terjaidnya pendarahan juga bisa karena adanya infeksi pada bagian vagina yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri-bakteri ini bisa memicu terjaidnya infeksi serta terjadinya pendarahan di bagian serviks.

  1. Masalah plasenta

Pendarahan yang keluar di usia kehamilan trimester kedua atau bahkan trimester ketiga bisa menjadi salan satu pertanda terjadinya plasenta praevia. Plasenta jenis ini merupakan plasenta yang menutupi serviks juga menutupi jalan lahir.

Bisa juga terjadi  placental abruption, yaitu keadaan plasenta yang terpisah dari bagian uterus. Jika Anda melakukan pemeriksaan USG atau ultrasonografi, maka bisa terlihat keadaan atau posisi plasenta bisa diketahui dan dokter bisa secepatnya mengambil tindakan.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517