Waspadai Pancaran Sinar UV Dari Perangkat Elektronik

Penting untuk kita ketahui, bahwa alat-alat elektronik diantaranya seperti tablet dan telephon seluler, bahkan laptop juga bisa menghasilkan sinar ultra yang bisa membahayakan kesehatan. Dan ternyata, para peneliti meyakini bahwa pancaran sinar ultra tersebut mampu meningkatkan paparan glombang yang mampu mengaktifkan sejumlah sel kanker.

“Perangkat ini biasanya digunakan sebagai media hiburan atau komunikasi, sehingga sangat mudah untuk mengabaikan sifat reflektifnya, kecuali Anda memakai lapisan layar glare,” ungkap Mary E. Logue dari University of New Mexico di Albuquerque, dimana proses penelitian ini dilakukan bersamaan dengan Dr. Barrett J. Zlotoff, seperti yang dikutip dari health.detik.com (07/09/2015).

“Kami merasa, walau hal ini bisa dikatakan ketinggalan zaman, refleksi pancaran dari layar sama seperti alat ‘tanning’ tubuh. Ini bisa memicu permasalahan pada kulit,” ujar Logue.

Proses penelitian ini mulai dengan proses menyalakan beberapa alat atau perangkat elektronik serta mencobanya terhadap menkin, yang memang menekin tersebut telah dipasangkan alat untuk melakukan pengukuran terhadap sinar UVA/B, dan diterapkan terhadap jarak yang telah di tentukan.

Pada proses percobaan yang pertama, dan 1 jam setelah proses percobaan, para peneliti memperoleh hasil sekitar 46% dosis pancaran dari sinar UV yang memang terkena oleh menekin yang memang meningkat terhadap alat yang di gunakan untuk membaca majalah.

Setelah itu, dosis dari pancaran sinar UV yang mengenai menekin semakin meningkat sampai 85%, terutama terhadap paparan tablet atau pc. Sedangkan untuk paparan dari laptop yang memiliki ukuran 11 inch, dosisi dari pancaran dari sinar UV yang terkena hanya sebanyak 75%.

Pada proses percobaan kedua yang dilakukan para ahli, alat didekatkan dengan menekin, dan kemudian para ahli menggunakan perangkat lainnya, yaitu smartphone. Dan alhasil, hasil yang didapatkan dari pancaran sinar UV tersebut yang terkena oleh menekan menjadi meningkat sebanyak 36%. Dan hasil study tersebut akhirnya dipubliskan melalui Journal of the American Academy of Dermatology.

“Efek yang ditimbulkan akibat paparan sinar UV sudah cukup jelas. Dan tingkat penerimaan dari tiap orang memang berbeda. Pembatasan paparan sinar UV memang dibutuhkan dalam hal ini. Tingkatan yang signifikan dari paparan sinar UV, meningkatkan pula dosis paparan sinar UV dalam kehidupan manusia,” ujar Logue.

Berdasarkan akuannya, cara yang paling ampuh dalam mengurangi paparan dari sinar UV yang terdapat pada perangkat elektronik yaitu dengan cara menekan pemakaian peralatan ini didalam ruangan. Bahkan, penggunaan losion yang berfungsi sebagai tabir surya juga disebut-sebut oleh Logue sebagai lotion yang bisa mampu membantu melindungi permukaan kulit kita dari pancaran sinar UV.

Penting untuk kita ketahui, bahwa ternyata paparan sinar UV yang berlangsung secara terus-menerus bisa menyebabkan terjadinya penyakit kanker kulit. Dan sinar UV ini terdapat dari alat-alat elektronik yang memang sering kita gunakan, seperti laptop, smartphone, dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, agar kita bisa terhindar dari ancaman bahaya tersebut, maka kita harus pintar-pintar dalam menggunakan alat elektrinik tersebut. Pastikan sinar UV yang terdapat pada alat elektronik tersebut tidak secara langsung menyerang kita.

Related Posts

Share This