Waspadai Bahaya Pare Untuk Ibu Hamil

Dalam rangka melengkapi kebutuhan nutrisi, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Kandungan vitamin dan mineral pada sayur sangat efektif untuk membantu mengoptimalkan perkembangan janin. Jenis sayuran untuk ibu hamil sangat mudah untuk diperoleh. Salah satu contohnya yaitu brokoli, wortel, kol dan jenis sayuran lainnya.

Pare merupakan salah satu jenis sayuran yang merambat. Sebagian orang mungkin tidak menyukai sayuran yang satu ini karena rasanya pahit. Jika dikonsumsi secara tepat, manfaat pare untuk ibu hamil sangat luar biasa. Salah satunya yaitu untuk mencegah tekanan darah tinggi dan memperlancar ASI pasca persalinan.

Walaupun memiliki nutrisi yang berlimpah, namun sayur pare untuk ibu hamil ternyata bisa menyebabkan beberapa keluhan. Menurut sebuah riset, pare mengandung beberapa zat berbahaya seperti glikosida, resin, carapain, saponic dan vicine.  Lalu apa sajakah bahaya pare untuk ibu hamil?

Nah, Berikut Ini Efek Samping Pare Bagi Ibu hamil

  • Menyebabkan gangguan pada pencernaan

Salah satu bahaya sayur pare bagi ibu hamil yaitu bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan. Mengapa bisa demikian? Hal ini karena sayur pare mengandung senyawa saponic, glikosida dan morodicine. Keluhan yang akan dirasakan oleh ibu hamil diantaranya yaitu diare, sakit perut, mual dan muntah.

  • Resiko keguguran

Bahaya pare yang paling ekstrem yaitu bisa mengakibatkan keguguran. Pare mengandung senyawa kina seperti halnya pada buah pepaya. Efek samping yang ditimbulkan oleh senyawa tersebut yaitu terjadinya penyusutan rahim. Kondisi tersebut tentunya meicu terjadinya keguguran dan kelahiran bayi secara prematur. Maka dari itu, sebaiknya sayur pare tidak dikonsumsi secara terus menerus oleh ibu hamil.

  • Berpotensi sebagai racun

Kandungan senyawa glikosida, resin dan kina pada sayur pare berpotensi bersifat sebagai racun. Maka dari itu, jika ibu hamil ingin mengkonsumsi jenis sayur ini sebaiknya mengoolah dengan baik dan jangan berlebihan dalam mengkonsumsinya.

  • Menyebabkan alergi

Kandungan senyawa vicine bisa memicu terjadinya alergi pada ibu hamil. Gejala alergi yang muncul yaitu ruam, gatal berkepanjangan dan kulit kemerahan pada wajah. Terlebih lagi jika sayur pare dikonsumsi secara terus menerus selama hamil.  Bahkan resiko alergi ini bisa terjadi pada bayi dan sangat berbahaya.

Demikian efek samping pare bagi ibu hamil. Sebenarnya pare tidak dilarang untuk dikonsumsi pada waktu hamil, selama dalam batas wajar dan tidak berlebihan. Yang terpenting adalah jangan terlalu sering untuk mengkonsumsi sayuran yang satu ini.

Jika dikonsumsi secara benar maka pare akan memberikan dampak posistif bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Salah satu manfaatnya yaitu untuk mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit diabetes. Jika ditelusuri lebih jauh lagi, banyak manfaat pare untuk kesehatan ibu hamil.

Related Posts

Share This