Waspada!! TV Menyala Saat Tidur Bisa Tingkatkan Risiko Depresi

Ada beberapa orang diantaranya yang memang memilih tidur dengan kondisi televise (TV) yang menyala, entah itu dikarenakan malas untuk mematikan TV tersebut, ketiduran, atau bahkan sengaja dengan tujuan agar tidak terasa sepi. Namun, apakah Anda tahu, bahwa sebenarnya kebiasaan TV yang menyala ketika Anda tertidur merupakan hal yang tidak baik, terutama untuk kesehatan tubuh Anda.

Pernyataan tersebut juga di perkuat oleh penjelasan seorang pakar ahli di bidang kesehatan tidur yang berasal dari Negara London, Guy Meadows. Beliau menjelaskan, bahwa cahaya yang di pancarkan oleh TV yang menyala di malam hari, terutama ketika Anda tidur bisa berdampak besar terhadap jam istirahat tubuh juga pikiran Anda. Dan hal ini diakibatkan oleh terganggunya bagian produksi hormon tidur melatonin yang memang ada pada tubuh Anda yang mana beranggapan kalau cahaya yang di pancarkan TV merupakan cahaya matahari di pagi hari, sehingga kondisi tersebut sangat tidak baik untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

“Manusia itu dirancang untuk tidur dalam gelap. Ketika matahari pagi datang, reseptor cahaya di retina kita memberi tahu bahwa sudah saatnya bangun dengan cara menghentikan produksi melatonin – hormon yang membuat kita tidur,” ungkap Meadows seperti yang di kutip dari health.detik pada hari Rabu (11/11/2015).

Ketika kondisi tubuh kita mendeteksi adanya cahaya yang di pancarkan dari TV atau televisi, maka orang tersebut bisa dinyatakan tidak akan mampu masuk pada fase tidur yang lelap. Dan itu mengakibatkan seseorang tersebut akan tertidur namun ketika esok harinya seseorang tersebut akan tetap merasakan perasaan yang lelah, seseorang yang memiliki suasana hati yang tidak menentu, bahkan ia akan merasakan gelisah dalam setiap aktivtasnya.

Sebuah study juga telah membuktikan dengan jelas, bahwa sumber cahaya yang memang memancarkan cahaya terlalu terang, terutama yang berasal dari barang elektronik yang menyoroti ketika tidur di malam hari mampu merubah kondisi hati seseorang juga kecenderungan mengalami stres yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sebuah eksperimen yang dilakukan oleh Ohni State University dengan tujuan membuktikan pernyataan tersebut, dilakukan pada hamster, dan ternyata pernyataan tersebut memang terbukti benar. Bahkan, beberapa ahli telah melakukan penelitian dengan cara mengekspos beberapa kelompok hamster ketika hamster-hamster tersebut tengan tertidur tertidur, dan masing-masing kelompok di simpan atau ditempatkan pada salah satu ruangan yang memang memiliki cahaya yang redup, yang mana menyimulasikan adanya cahaya dari barang elektronik seperti TV, serta kelompok lainnya di simpan pada ruangan yang gelap gulita. Setekah itu, para peneliti melihat perbedaan perilaku dari kedua kelompok tersebut.

“Hamster yang tidur di ruangan dengan cahaya redup 20 persen lebih sedikit minum air gula dari kelompok yang tidur di gelap gulita. Ini menunjukkan bahwa mereka tak mendapatkan rasa senang yang sama terhadap aktivitas yang biasanya mereka lakukan,” tutup peneliti.

Maka dari itu, ketika Anda hendak beristirahat terutama di malam hari, sebaiknya Anda tertidur pada suasana yang tenang juga gelap. Agar Anda bisa terhindar dari resiko depresi dalam jangka waktu yang cukup lama. Bahkan, Anda harus menghindari TV yang menyala ketika Anda tertidur, karena hal tersebut sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Related Posts

Share This