Waspada!! Sakit Saat Buang Air Kecil Tanda Kanker Serviks

Kekhawatiran wanita terhadap kanker memang sangat tinggi. Salah satunya yaitu kanker serviks. Kanker tergolong salah satu penyakit mematikan yang bisa berkembang secara tidak terkendali dan menyerang jaringan di dalam tubuh. Salah satu indikasi adanya kanker serviks yaitu merasakan sakit saat buang air kecil.

Penyakit kanker memiliki gejala sesuai dengan lokasi tumbuhnya sel kanker tersebut. Keganasan kanker memang sulit terdeteksi sejak awal. Pada kebanyakan kasus, gejala kanker baru nampak ketika memasuki stadium lanjut atau kondisi yang lebih parah. Kanker serviks menginfeksi bagian organ vital wanita. Penyebab kanker serviks yaitu virus HPV (Human Papilloma Virus).

Virus HPV sangat mudah untuk berpindah dan menular. Kebannyakan wanita tidak menyadari jika dirinya terinfeksi virus tersebut. Sebab seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa gejala tersebut baru terdeteksi ketika gejalanya semakin parah. Nah, salah satu tanda yang bisa Anda kenali adanya kanker serviks yaitu nyeri ketika buang air kecil.

Walaupun nyeri ketika buang air kecil tidak selalu berarti indikasi adanya kanker serviks, namun hal ini harus Anda waspadai. Yang menjadi gejala adanya kanker serviks biasanya nyeri yang disertai dengan pendarahan abnormal pada organ kewanitaan. Selain itu, penderita kanker serviks akan mengalami rasa tidak nyaman saat buang air kecil akibat rasa sakit tersebut.

Indikasi adanya kanker serviks sebelum buang air kecil biasanya Anda akan menemukan flekĀ  atau adanya cairan berlebih pada celana dalam. Adanya cairan tersebut merupakan tanda keputihan abnormal yang kemudian berkembang menjadi infeksi kanker serviks. Ketika berhubungan intim akan terasa sakit dan bahkan terjadi pendarahan setelahnya.

Untuk membedakan rasa sakit normal atau tidaknya saat buang air kecil yaitu segera periksakan diri ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan screening untuk test pap. Tujuannya untuk mengetahui sel abnormal pemicu berkembangnya sel kanker serviks. Kemudian bagi wanita yang berusia 30 tahun, dokter akan melakukan tes DNA HPV.

Jika tes menunjukan sel abnormal berkembang maka dokter akan melakukan penanganan lebih lanjut untuk mendeteksi stadium dari kanker tersebut. Meskipun penyakit ganas ini sulit untuk diprediksi sejak awal, namun dalam hal ini Anda bisa melakukan pencegah sejak dini. Adapun langkah yang bisa Anda lakukan yaitu sebagai berikut:

  • Vaksinasi HPV

Langkah awal pencegahan yaitu dengan melakukan vaksinasi Human Papiloma Virus (HPV). Adapun vaksinasi ini bisa mulai diberikan pada waktu berusia 9 tahun sebagai upaya pencegahan dini.

  • Pola Hidup Sehat

Menerapkan pola hidup sehat adalah kunci penting untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Konsumsilah makanan bergizi dan biasakan untuk berolahraga.

  • Jangan Menikah Di Usia Terlalu Muda

Idealnya usia wanita untuk menikah adalah 20 tahun. Hal ini berkaitan dengan kematangan dari sistem reproduksi. Jika melakukan hubungan intim dibawah usia 20 tahun maka sangat rentan terkena penyakit kanker serviks.

Related Posts

Share This