Waspada! Pengentalan Darah Pada Ibu Hamil Bisa Menyebabkan Keguguran

Darah memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Fungsinya yaitu untuk mengirmkan oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh. Jika iterjadi pengentalan darah maka hal ini secara otomatis akan menghambat pasokan nutrisi tubuh. Bahkan jika terjadi pengentalan darah pada ibu hamil bisa beresiko menyebabkan keguguran.

Namun seringkali penyakit tersebut tidak bisa dideteksi sejak awal sehingga gejalanya baru dikatahui setelah berkembang menjadi lebih parah. Pengentalan darah pada ibu hamil mengakibatkan terbentuknya gumpalan darah pada plasenta sehingga terjadi kerusakan dibagian jaringan plasenta. Pengentalan darah ini beresiko terumbatnya pembuluh nadi, keguguran berulang dan kekurangan trombosit.

Pengentalan darah pada ibu hamil biasanya didasari oleh gejala klinis dan riwayat seperti berikut ini:

  • Adanya penyumbatan pembuluh darah nadi atau balik, terganggunya fungsi pembuluh darah dan beresiko stroke.
  • Terjadinya kematian pada janin akibat keguguran berulang lebih dari 3 kali. Bahkan hal ini tanpa penyebab yang jelas.
  • Terjadi kelahiran lbayi secara prematur ketika kandungan belum menginjak usia 34 minggu akibat adanya keracunan kehamilan/preeklampsia.
  • Riwayat penyakit anemia dan leucopenia yang memicu pembekuan darah.

Bagi ibu hamil yang menderita gangguan kehamilan ini maka penting untuk segera dilakukan penanganan dalam upaya untuk mencegah terhambatnya pertumbuhan kbayi, preeklampsia dan bahaya lainnya. Persalinan untuk kasus ini tentunya mengharuskan untuk dilakukan operasi caesar. Hal ini sebagai upaya untuk menyelamatkan bayi dan sang ibu.

Pemeriksaan secara rutin sangat berguna dalam menyelamatkan bayi hingga tiba persalinan. Dalam hal ini ibu hamil harus selalu memeriksakan kandungan secara teratur ke dokter spesialis. Pemeriksaan dokter bertujuan untuk mengetahui tingkat/kadar antibody cardiolopy dalam darah.

Jika kadar antibody tersebut semakin tinggi maka hal ini tentunya sangat beresiko terhadap keguguran. Dalam hal ini dokter akan memberikan penangananan dalam upaya untuk menurunkan antibody cardiolopi. Hal ini juga bertujuan untuk mencegah supaya antibody tersebut tidak menyebabkan terjadinya pengentalan darah.

Pengentalan darah pada waktu hamil memang sangat membahayakan perkembangan janin. Kondisi tersebut pada dasarnya bisa dicegah dengan melakukan aktivitas sehat berolahraga dan tentunya diimbangi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Hindari jenis makanan yang bisa memicu terjadinya pengentalan dan pembekuan darah.

Pemeriksaan kehamilan juga sangat penting untuk dilakukan secara rutin sejak awal kehamilan. Hal ini untuk mendeteksi adanya kelainan dan gangguan yang mungkin saja mengancam perkembangan janin. Jika ada gangguan yang terdeteksi sejak dini maka hal ini bisa dilakukan sejak awal sehingga resiko tersebut bisa di tekan/diatasi dengan tepat. Dengan begitu maka resiko terjadinya keguguran dan gangguan pada kehamilan Anda bisa dihindari. Selamat menjalani kehamilan sehat dan semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517