Waspada! Menggunakan Celana Terlalu Ketat Bisa Memicu Alergi Kulit

Pada zaman modern seperti saat ini, penggunaan celana ketat berbahan dasar jeans memang sudah menjadi trend fashion yang sangat popular. Trend ini seakan menjadi sebuah bagian penting bagi setiap orang. Menggunakan celana jeans memang terlihat tampil gaya dan Anda bisa mengenakan pakaian tersebut kasual maupun semi formal. Namun dalam hal ini perlu Anda waspadai sebab penggunaan celana jeans yang terlalu ketat bisa memnjadi salah satu pemicu timbulnya alergi pada kulit.

Banyak orang yang menganggap bahwa jeans merupakan trend fashion yang paling keren dan simple untuk digunakan. Padahal disisi lain penggunaan jeans yang terlalu ketat bisa memicu berbagai masalah pada kulit. Hanya saja banyak orang yang tidak menyadari hal tersebut dan mengabaikannya. Dampak buruk yang ditimbulkan akibat celana terlalu ketat bisa sangat fatal. Terlebih lagi bagi Anda yang sering mengenakan jenis celana tersebut.

Para ahli kesehatan menyebutkan bahwa penggunaan jeans terlalu ketat bisa menyebabkan infeksi saluran kemih dan kelemahan pada kandung kemih. Dalam hal ini Anda harus berhati-hati dan membatasi penggunaan celana tersebut sehingga bisa terhindar dari resiko yang bisa mengancam kesehatan Anda.

Berikut Ini Beberapa Gangguan Kesehatan Akibat Penggunaan Celana Ketat

  • Infeksi Jamur Candida

Nah, salah satu gangguan kesehatan kulit yang ditimbulkan akibat penggunaan celana terlalu ketat salah satunya yaitu infeksi jamur candida. Infeksi ini menyebabkan kulit gatal-gatal dan nyeri di sekitar area kewanitaan. Pada kondisi yang lebih parah menyebabkan ngilu ketika buang air kecil. Bagi wanita yang menggemari celana jeans ketat sebaiknya mengontrol penggunaan celana ini kuntuk menghindari efek samping yang lebih berbahaya.

Jeans yang terlalu ketat akan membuat suhu udara di sekitar vagina menjadi tidak seimbang sehingga akan membuat suhu panas terjebak. Hal ini tentunya akan membuat suasana di sekitar area kewanitaan menjadi lembab sehingga perlahan timbul infeksi dan terjadi perubahan hormonal yang memicu jamur candida.

  • Infeksi Folikulitis

Penggunaan jeans terlalu ketat juga bisa mengakibatkan infeksi folikulitis yang memicu rasa gatal dan benjolan kecil. Bahan dasar jeans pada umumnya kasar sehingga jika penggunaan jeans terlalu ketat terus menerus maka akan menyebabkan gesekan dan timbulah masalah pada kulit. Infeksi folikulitis diakibatkan oleh jamur dan bakteri yang menyebar melalui folikel rambut sehingga akhirnya bisa mengakibatkan peradangan.

  • Benjolan Panas

Keseringan menggunakan jeans ketat tentunya akan memicu suhu tubuh menjadi lebih panas sehingga area yang terbungkusĀ  jeans cenderung mengeluarkan keringat. Hal ini akan menghambat oksigen sehingga timbul benjolan seperti jerawat pada bagian paha. Biasanya benjolan tersebut akan menyebabkan rasa gatal dan panas.

Itulah beberapa efek samping akibat penggunaan jeans yang terlalu ketat. Oleh karena itu, supaya terhindar dari masalah kulit yang cukup serius, hindari dan batasi penggunaan jeans yang terlalu ketat.

Related Posts

Share This