Waspada Malaria Menjadi Bahaya Saat Hamil

Pentingnya menjaga kesehatan pada waktu hamil tidak bisa ditawar lagi. Ibu hamil benar-benar harus memperhatikan kesehatan sebab akan berdampak bagi perkembangan janin. Lengah sedikit saja bisa beresiko terhadap kondisi si kecil di dalam kandungan. Banyak hal yang mengancam kesehatan ibu hamil, baik itu yang berasal dari faktor makanan, kebersihan lingkungan dan lain sebagainya. Nah, yang akan penulis bahas kali ini yaitu mengenai malaria yang bisa menjadi bahaya saat hamil.

Penyakit malaria sudah tidak asing lagi di pendengaran kita. Penyakit jenis ini diakibatkan/ditularkan oleh hewan kecil yaitu nyamuk. Jika menginfeksi maka bisa membahayakan keselamatan jiwa. Terlebih lagi jika hal ini menginfeksi ibu hamil maka akibatnya bisa sangat fatal. Faktor penting yang harus diperhatikan dalam mencegah penyebaran penyakit ini yaitu dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama air.

Menurut riset, di Negri kita ini penyebaran nyamuk malaria sangat tinggi. Hal ini karena masih kurangnya kesadaran masayarakat akan pentingnya mencegah penularan dan penyebaran malaria. Penyakit malaria telah terbukti banyak menyerang ibu hamil. Jenis malaria tersebut yaitu plasmodium falsiparum.

Bahaya malaria pada ibu hamil lebih tinggi karena mengalami berbagai macam perubahan seperti perubahan jumlah cairan, perubahan hormone dan fisiologis. Jika ibu hamil terkena infeksi ini maka bukan tidak mungkin bahwa janin di dalam kandungan akan terancam. Dalam hal ini sangat diperlukan kesadaran yang tinggi untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Resiko paling tinggi yaitu ketika usia kehamilan trimester pertama dan kedua. Hal ini mengingat pada usia tersebut parasit malaria lebih menyenangi bagian plasenta sebagai temapt untukmenginfeksi. Jika hal ini terjadi maka parasit malaria akan mengganggu dan menghambat saluran makanan sehingga akan menyempit dan bahkan rusak.

Kondisi tersebut tentunya akan menghambat jatah makanan yang seharusnya diperoleh oleh janin. Ibu khamil yang terinfeksi malaria akan menyebabkan janin mengalami gangguan pertumbuhan. Bahkan pada keadaan/kondisi yang lebih parah bisa berakibat fatal yaitu terjadinya keguguran. Hal ini karena parasit plasmodium tersebut akan menyebabkan kontraksi.

Kalaupun janin di dalam kandungan bisa bertahan hingga tiba waktu persalinan maka akan berakibat terhadap berat badan janin setelah dilahirkan. Disisi lain, infeksi tersebut bisa menetap di dalam tubuh janin sehingga pertumbuhan setelah lahir tidak akan optimal. Hal inilah yang akan menjadi bahaya bagi bayi.

Maka dari itu, ibu hamil harus senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan selama menjalani masa kehamilan untuk menghindari berbagai masalah yang mengancam keselamatan janin. Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter dan biasakan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi. Sistem imun tubuh yang kuat akan menghindarkan Anda dari resiko segala macam penyakit.

Infeksi malaria p[ada ibu hamil pada dasarnya sulit disembuhkan. Mengapa demikian? Hal ini karena penggunaan obat malaria pada ibu hamil bisa mengancam kesehatan janin. Dalam hal ini memerlukan kiat khusus untuk menanganinya. Semoga bermanfaat dan waspadalah!

Related Posts

Share This