Waspada dan Kenali Gejala Penyakit Lupus

Penyakit lupus merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat berbahaya. Bahkan penyakit ini dikategorikan hampir setara dengan kanker, AIDS dan serangan jantung. Lupus tergolong penyakit kronik yang dikenal sebagai penyakit autoimun. Oleh karena itu penting sekali melakukan pencegahan dengan cara mengenali gejala penyakit lupus sedini mungkin.

Penyakit lupus tidak hanya terjadi di Negara Indonesia saja, namun penyakit ini bahkan menyerang kebanyakan wanita di dunia yang berusia 15 – 50 tahun. Walaupun demikian, penyakit ini juga bisa saja menyerang anak-anak atau juga pria. Hal ini tentunya perlu diwaspadai sebelum akhirnya berkembang menjadi lebih parah.

Lupus tergolong jenis penyakit yang kberkaitan dengan autoimun. Pada kondisi ini sistem imun kemungkinan akan menyerang odpus sehingga merusak jaringan, sel dan bahkan organ. Penyakit lupus terjadi secara bertahap dimulai dari gejala ringan hingga akhirnya berkembang menjadi lebih parah dan sulit untuk ditangani. Bahkan pada suatu kondisi, penyakit ini seperti sembuh namun pada akhirnya kembali kambuh dengan gejala yang terbilang cukup parah.

Autoimun yang menyerang tubuh merupakan kondisi tubuh yang tidak membedakan benda asing sehingga hal inilah yang menyebabkan sistem imun akan menyerang sel serta jaringan tubuh. Bahkan penyakit lupus memiliki tanda yang serupa dengan penyakit lain sehingga disebut dengan istilah penyakit seribu wajah.

Adapun Gejala Penyakit Lupus Yaitu Sebagai Berikut

  • Kulit dan Rambut

Hampir 90% penyakit lupus menyerang kulit sehingga jterjadi perubahan warna yaitu memerah akibat paparan sinar matahari. Sebagian penderita bahkan ada yang mengalami lesi discoid yang menyebabkan kerusakan kulit. Sedangkan pada rambut memiliki dampak terjadinya kerontokan.

  • Sistem Otot dan Tulang

Gejala selanjutnya yaitu merasakan nyeri pada bagian sendi dan yang paling umum terjadi yaitu pada bagian lutut, pergelangan tangan dan bagian sendi lainnya. Bahkan gejala ini seringkali menyebabkan nyeri otot dan rasa lemas.

  • Jantung dan Pembuluh Darah

Kerusakan akibat penyakit lupus bisa menyerang jantung. Gejalanya yaitu terdapat cairan pada selaput jantung, gangguan katup jantung, pengapuran dan perubahan warna. Penanganan serius sangat diperlukan sebab jika dibiarkan bisa menghentikan fungsi dari jantung.

  • Ginjal

Penderita penyakit lupus umumnya mengalami kerusakan pada ginjal. Kategori kerusakan yang disebabkan oleh penyakit ini sangat berat sehingga diperlukan penanganan dan pemeriksaan yang tepat oleh tim medis ahli.

  • Susunan Saraf

Gangguan saraf umumnya akan dialami oleh penderita penyakit lupus. Gejala yang dirasakan berupa depresi, gelisah, kejang otot, kelemahan otot dan bahkan stroke.

  • Gangguan Lain

Adapun kerusakan lain akibat gejala penyakit lupus yaitu mengalami sesak nafas karena adanya cairan yabng memasuki paru-paru. Penderita lupus juga mengalami penyakit anemia akibat dari jumlah trombosit serta leukosit menurun dari batas normal. Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa penderita lupus akan mengalami kerusakan pada bagian retina mata.

Untuk proses pengobatan penyakit lupus sangat tergantung dari seberapa parah kondisi tersebut. Dalam hal ini diperlukan pemeriksaan dan penanganan medis yang ahli dalam bidang tersebut. Selain itu, pengobatan untuk penyakit lupus membutuhkan waktu yang terbilang cukup lama.

Related Posts

Share This