Waspada! Batuk Pada Ibu Hamil Bisa Membahayakan Janin

Mungkin secara sepintas batuk merupakan hal yang sepele. Namun jika masalah kesehatan tersebut terjadi pada ibu hamil maka perlu diwaspadai. Batuk pada ibu hamil bisa membahayakan janin di dalam kandungan. Terlebih lagi jika batuk tersebut diakibatkan oleh infeksi sinus dan masalah pada paru-paru.

Sayangnya banyak ibu hamil yang tidak menyadari akan bahaya tersebut sehingga menganggap batuk sebagai hal yang wajar. Penanganan batuk secara tepat perlu dilakukan sebelum akhirnya menimbulkan resiko yang membahayakan janin. Apabila Anda mengalami gangguan kesehatan tersebut pada waktu hamil, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik dan mengetahui penyebabnya.

Lalu apa saja bahaya batuk pada ibu hamil? Berikut ini beberapa poin penting tentang bahaya batuk yang perlu Anda waspadai saat hamil.

Resiko Keguguran

Gejala batuk yang tidak lazim pada ibu hamil beresiko terhadap keguguran janin. Terlebih lagi jika batuk tersebut sering terjadi diawal kehamilan. Suara batuk yang keras akan memicu tekanan pada perut dan diafragma sehingga hal ini memicu kontraksi pada rahim.

Kelahiran Prematur

Batuk yang keras akan menyebabkan kelahiran sebelum waktunya atau prematur. Apalagi jika kondisi rahim dan leher rahim dalam keadaan lemah maka batuk yang keras akan mendorong bayi ke luar secara tidak sadar. Kondisi seperti ini itentunya perlu diwaspadai.

Kematian Janin

Batuk bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya bagi kehamilan. Batuk yang diakibatkan oleh penyakit paru-paru sangat beresiko terhadap terhadap keselamatan janin di dalam kandungan. Resiko terburuk dari komplikasi tersebut menyebabkan kematian pada janin.

Janin Terkena Guncangan

Sering mengalami batuk keras secara tidak sadar akan menyebabkan janin terguncang. Nah, guncangan tersebut ternyata sangat beresiko bagi janin. Bahkan jika hal ini sering terjadi pada kehamilan muda maka berpotensi terhadap keguguran.

Infeksi Virus

Penyebab batuk sangat beragam. Batuk yang sangat beresiko disebabkan oleh infeksi virus pada paru-paru yang menyebabkan penyakit bronkitis dan TBC. Nah, jika kondisi kesehatan ini dialami oleh ibu hamil maka kemungkinan akan menimbulkan infeksi virus pada janin. Bahkan kemungkinan janin akan terkena virus penyakit bronkitis. Penularan virus tersebut melalui plasenta yang menghubungkan ibu hamil dan janin.

Pendarahan

Ibu hamil dengan kondisi kandungan lemah dan menderita batuk keras berpotensi terhadap pendarahan serta keguguran.

Berat Badan Bayi Rendah

Batuk yang dialami oleh ibu hamil secara terus menerus dan tak kunjung sembuh bisa menurunkan nafsu makan sehingga menyebabkan berat badan bayi rendah setelah lahir. Maka dari itu, batuk tidak boleh dianggap sepele dan harus ditangani secepatnya.

Gangguan kesehatan ringan ini bisa menimbulkan komplikasi yang membahayakan janin apabila tidak segera ditangani dengan benar. Segera periksakan diri Anda ke dokter jika mengalami batuk yang tak kunjung sembuh dalam tiga hari saat hamil. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517