Trik Sederhana Untuk Menghentikan Pendarahan Pada Anak

Anak-anak usia batita atau balita biasanya memiliki pergerakan yang aktif dan cenderung tidak bisa diam. Ketika si kecil berlari kesana kemari terkadang keseimbangannya tidak terjaga sehingga sesekali mereka terjatuh. Benturan yang lumayan keras dengan lantai bisa saja mengakibatkan anak Anda terluka dan terjadi pendarahan. Kondisi tersebut tentunya membuat Anda panik dan khawatir akan keselamatan si kecil. Namun, sebaiknya Anda bersikap tenang supaya bisa melakukan tindakan dengan benar. Perlu Anda ketahui bersikap panik hanya akan memperparah keadaan.

Menghentikan Pendarahan Pada Anak

Apabila si kecil terjatuh dan terluka sehingga menyebabkan pendarahan, berikut ini ada beberapa hal yang harus anda lakukan:

  • Tutup luka dan beri tekanan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan ketika anak mengalami pendarahan yaitu segera menutup dan menekan bagian tubuh yang terluka supaya darah tidak keluar. Anda bisa menggunakan kain bersih untuk menutupi dan menekan bagian tubuh yang terluka. Tutup bagian yang mengeluarkan darah kemudian tekan beberapa menit sampai darah tidak akan keluar lagi. Hal ini bertujuan untuk mencegah hilangnya banyak darah pada anak. Darah yang terus menerus dibiarkan keluar bisa membahayakan keselamatan jiwa si kecil.

  • Tutup luka menggunakan perban

Pendarahan yang lebih besar mungkin sulit untuk dihentikan menggunakan kain sehingga dibutuhkan perban untuk menutup luka. Daripada mengganti kain yang sudah basah terkena darah sebaiknya biarkan kain tersebut. Lapisi dengan kain yang baru kemudian lilitkan perban untuk memberi tekanan yang lebih baik pada luka sehingga darah akan tertahan dan tidak akan mengalir lagi.

  • Tempatkan anak dengan posisi yang tepat

Ketika anak terluka, posisikan dengan baik yaitu dengan mengangkat bagian yang terluka sehingga posisinya lebih tinggi dari posisi jantung. Hal ini untuk menghentikan pendarahan dan mempercepat penutupan luka. Apabila anak terluka pada bagian tangan maka sebaiknya angkat tangan tersebut sambil berusaha untuk menghentikan pendarahan dengan memberikan tekanan menggunakan kain atau perban.

  • Usahakan supaya anak tetap tenang

Luka yang mengeluarkan darah tentunya akan membuat anak ketakutan dan menangis. Usahakan supaya anak tetap tenang karena ketika anak panik dan tidak bisa diam maka akan menyebabkan jantung memompa darah lebih banyak ke area yang terluka sehingga pendarahan sulit untuk di hentikan.

  • Segera minta bantuan

Segera minta bantuan orang lain ketika pendarahan sulit untuk dihentikan dengan cara-cara tersebut. Bawalah segera anak Anda ke klinik terdekat untuk mendapat penanganan yang benar dari dokter. Selama di perjalanan sebaiknya Anda tetap berusaha untuk menutup luka supaya darah yang keluar tidak terlalu banyak.

Itulah trik sederhana dalam menghentikan pendarahan pada si kecil ketika terluka cukup serius. Kunci utamanya adalah bersikap tenang dan jangan panik. Ketika Anda panik maka si kecil akan lebih panik sehingga hal tersebut akan memperparah keadaan dan membahayakan keselamatan jiwa si kecil akibat kehilangan banyak darah.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517