Tragis!! Kanker Tulang Langka Telah ‘Menenggelamkan’ Wajah Wanita Ini

Setelah ia berhasil melahirkan anak pertamanya, Tambu Makinzi merasakan kalau ada sesuatu yang memang tidak beres dengan dirinya. Karena ketika itu ia mulai mengeluhkan rasa sakit kepala yang ia rasakan yang memang sangatlah buruk dan tak kunjung menghilang.

“Saya sudah membelikannya obat-obatan, dan itu sempat meredakannya, tapi hanya beberapa jam saja. Kemudian keningnya perlahan membengkak dan saya mulai khawatir,” tutur Peddy, suami Tambu.

Dan ketika itu pula, dokter yang menangani Tambu menyebutkan, bahwa wanita ini mengalami kanker tulang langka atau bahkan disbeut dengan ‘chondrosarcoma’. Dan selama 4 tahun lamanya, Tambu akhirnya berjibaku untuk menjalankan proses operasi, keoterapi bahkan radioterapi yang dilakukan di Afrika Selatan, akan tetapi Tambu tidak menemukan kesembuhannya.

Bagaimana tidak, tumor yang tumbuh di bagian Tambu justru kembali lagi setelah ia menjalankan prosedur operasi, bahkan sel tumor yang ada di keningnya meningkat lebih sensitive dari biasanya.

Kanker yang bersarang di kepala wanita malang ini menyerang bagian tengkoraknya, terutama merusak bagian tulang sentral di wajah Tambu, yang mana terus menelan tulang yang berada di sekitaran hidung, bahkan kanker ini berhasil menggeser bagian mata kiri Tambu. Dan tragisnya, indra penciuman wanita ini tidak kembali berfungsi.

Dalam keadaannya yang hampir saja merasa putus asa, akhirnya Tambu menemukan sebuah lembaga riset amal yang memiliki nama Saving Faces. Dan belakang ini lembaga tersebut diketahui telah banyak membantu pasien yang memang memiliki penyakit yang menggerogoti bagian wajah seperti yang ia alami.

Pada awal tahun lalu, wanita yang memang tinggal di Cape Town ini memutuskan untuk terbang ke London. Dan sesampainya di sana, ia berhasil bertemu dengan Prof Iain Hutchison yang menyebutkan, bahwa umur Tambu mungkin saja hanya kuat bertahan selama beberapa bulan saja jika keadaan tumor yang menyerang wajahnya tidak segera di angkat.

Baca Juga:  Amazing!! Musik Rock Juga Berikan Dampak Positif Untuk Kesehatan

Tidak membutuhkan waktu lama, setelah itu Prof Hutchison merencanakan sebuah tindakan bedah guna menyelamatkan nyawa Tambu. Dan ketika itu ia memutuskan akan melakukan operasi di tempat praktiknya sendiri, yaitu di Barts Hospital, London, dan ia menyebutkan akan melibatkan enam orang dokter bedah yang bertujuan untuk mendampinginya.

Pada tahapan awal operasi, tim Prof Hutchison menjalankan operasi pengangkatan tumor yang memang menekan bagian otak Tambu, mata juga hidung. Dan setelah 9 jam berlalu, tumor yang memiliki berat 2 kg itu akhirnya berhasil untuk dikeluarkan dengan hanya sekali angkat. Akan tetapi proses operasi tersebut meninggalkan lubang yang memang sangat mengganggu di bagian wajah Tambu.

Oleh karena itu, tim Prof Hutchison harus membuatkan wajah yang baru untuk Tambu. Awalnya, tim medis ini hanya menggunakan dua tulang rusuk guna menciptkana hidung juga tulang rahang yang baru. Dan setelah itu, sebagian dari punggung Tambu di ambil guna mengisi beberapa celah di wajah Tambu, dan kemudian memastikan adanya suplay darah untuk wajah barunya tersebut benar-benar mengalir dengan benar.

25 jam berlalu setelah proses operasi, akhirnya Tambu di pindahkan ke ruangan intensif selama 6 hari. Dan akhirnya apa yang ditakutkan oleh Prof Hutchison terbukti, karena keadaan kulit punggung yang memang ditempelkan di bagian wajah Tambu mengalami kegagalan, dan jaringannya mati. Dan hal ini akhirnya memaksa Prof Hutchison untuk membawa gadis malang ini kembali ke ruangan operasi.

Pada proses operasi kedua, barulah Prof Hutchison bisa memastikan bahwa adanya suplay darah ke bagian wajah baru Tambu mampu berfungsi dengan sangat baik. Dan 5 hari kemudian, akhirnya Tambu bisa memiliki wajah yang baru, hal ini ia dapatkan setelah ia menjalankan proses operasi selama 39 jam lamanya. Dan kali ini, Prof Hutchison menggunakan daging yang memang ia ambil dari bagian kaki Tambu.

Baca Juga:  Survei Litbangkes: Populernya Amoksilin yang Jadi Antibiotik di Kalangan Masyarakat

Bukan hanya itu, Prof Hutchison beserta timnya juga berhasil menyelamatkan mata kanan wanita malang yang berusia 27 tahun ini.

Dan setelah Tambu menjalankan masa rehabilitas, akhirnya Tambu mulai berani untuk memperlihatkan pemulihannya yang berrati.

“Ini adalah salah satu kanker paling langka. Sepanjang karir, saya baru menangani tiga pasien chondrosarcoma, jadi saya sendiri masih kesulitan seberapa besar agresivitasnya,” terang Prof Hutchison seperti dikutip dari health detik, Jum’at (18/9/2015).

Dengan begitu, tim ahli bedah maksilofasial itu bersyukur karena kanker yang menyerang wajah Tambu tidak sampai menyerang bagian otak Tambu, karena jika hal tersebut terjadi, maka fatal akibatnya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi Bundakim.com. Instagram: @bundakim7 SMS / WA: 0813 2154 8517