Tips dan Cara Mencegah Keputihan Berlebih Saat Puasa

Keputihan merupakan salah satu hal yang normal dialami oleh wanita. Keputihan adalah cara organ intim dalam membersihkan atau melumasi saluran (lubang) vagina sehingga terbebas dari bakteri yang bisa menyebabkan infeksi. Setiap wanita tentunya akan mengalami keputihan dan itu hal yang normal. Dalam hal ini keputihan ada dua macam yaitu keputihan yang normal dan keputihan yang abnormal. Lalu bagaimana cara mencegah keputihan berlebih saat puasa?

Keputihan yang normal ditandai dengan cairan yang bening, volume cairan tidak berlebihan, dan tentunya tidak berbau. Sebaliknya jika keputihan abnormal ditandai dengan cairan yang banyak, berbau, warna cairan agak kuning kehijau-hijauan, gatal dan terkadang terasa panas. Keputihan abnormal harus diwaspadai oleh setiap wanita karena hal ini juga bisa menjadi salah satu indikasi adanya gangguan kesehatan pada organ intim bagian dalam.

Keputihan terbilang hal yang normal jika cairan yang keluar memang cairan normal pada umumnya. Namun tetap saja jika cairan tersebut berlebihan maka akan sangat mengganggu kenyamanan pada waktu beraktivitas. Terlebih lagi jika banyak kegiatan dan sedang menjalankan ibadah puasa. Dalam hal ini sebaiknya kaum hawa mengetahui cara yang tepat guna mengatasi keputihan yang berlebih saat menjalankan ibadah puasa.

Cara mencegah keputihan berlebih saat puasa sebaiknya dengan cara yang alami dan hindari konsumsi obat-obatan kimia. Lalu bagaimana strategi atau tips untuk mengatasi hal tersebut?

Berikut Ini Tips Dan Cara Mencegah Keputihan Berlebih Saat Puasa

Jaga Kebersihan Area Intim

Dalam upaya untuk mencegah timbulnya keputihan yang berlebih dan aroma tidak sedap pada vagina sebaiknya memperhatikan kebersihan dari organ intim tersbeut. Biasakan untuk mencuci vagina dengan cara yang benar setelah buang air kecil. Setelah di cuci dengan air bersih sebaiknya keringkan menggunakan kain bersih atau tisu dengan cara yang benar yaitu dari arah depan ke belakang. Jangan lakukan hal sebaliknya karena bisa memicu bakteri dari anus ke vagina.

Pemilihan Celana Dalam Yang Tepat

Selanjutnya gunakan celana dalam dengan bahan yang nyaman yaitu kain katun. Mengapa harus katun? Hal ini karena katun bisa menyerap keringat dan tidak panas sehingga mencegah lembab pada area vagina yang bisa memicu perkembangbiakan bakteri.

Asupan Cairan Terpenuhi

Guna menjaga area intim tetap sehat dan aliran darah menuju ke vangina lancar sebaiknya penuhi kebutuhan cairan saat puasa dengan cara minum air putih yang cukup pada waktu sahur dan berbuka puasa.

Hindari Jenis Makanan Pemicu Keputihan

Faktor makanan juga bisa menyebabkan keputihan. Oleh karena itu sebaiknya Anda mengetahui jenis makanan apa saja yang sebaiknya dihindari guna mencegah keputihan. Biasanya makanan tinggi gula adalah salah satu yang bisa memicu keputihan berlebih. Oleh karena itu kontrol asupan makanan tersebut supaya tidak terjadi keputihan dan memicu bakteri.

Perhatikan Asupan Makanan Yang Bergizi

Penuhi kebutuhan gizi tubuh dengan konsumsi makanan sehat kaya nutrisi. Ketika sahur dan berbuka puasa sebaiknya konsumsi makanans ehat seperti sayuran, buah-buahan, telur, daging dan lain sebagainya sehingga kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi sehingga keputihan bisa terkontrol.

Jangan Menggunakan Bedak atau Sabun Pembersih

Sebaiknya hindari penggunaan bedak atau sabun pembersih vagina karena bisa mempengaruhi pH pada vagina. Selain itu penggunaan sabun pembersih yang mengandung bahan kimia bisa menyebabkan bakteri baik di vagina berkurang sehingga memicu keputihan berlebih.

Gunakan Pantyliner Jika Perlu

Untuk kenyamanan beraktivitas pada bulan Ramadhan dan terbebas dari keputihan yang mengganggu, Anda bisa menggunakan pantyliner yang memiliki kandungan antiseptic alami. Dengan kata lain bebas dari bahan kimia. Perhatikan juga penggantian pantyliner sebaiknya setiap 3 atau 4 jam sekali diganti. Jangan membiarkan satu pantyliner digunakan seharian karena justru memicu bakteri pada vagina.

Nah, itulah cara mencegah keputihan berlebih pada waktu menjalankan ibadah puasa. Keputihan bukan suatu penyakit jika masih dalam kategori normal seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Jika Anda emndapati keputihan berlebih dan cairan yang tidak normal disertai dengan bau tidak sedap, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang akurat dan tepat sehingga nterhindar dari bahaya penyakit.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517