Tips Cerdas Untuk Menangani Anak Hiperaktif

Hiperaktif adalah perilaku anak akibat gangguan Attention Deficit and Hiperaktivity Disorder (ADHD). Biasanya anak hiperaktif cenderung lebih lincah dalam bergerak dan tidak bisa diam. Anak hiperkatif akan melakukan sebuah tindakan secara spontan, namun tidak bisa fokus dengan semua hal yang dilakukannya. Jika dibiarkan maka hal tersebut akan terus berlanjut sampai dewasa. Dalam mengatasi anak hiperaktif harus dilakukan secara perlahan dan penuh kesabaran.

Mendidik anak hiperaktif akan menjadi tantangan tersendiri bagi Anda dan guru di sekolahnya. Pada dasarnya anak hiperaktif sangat susah untuk diatur sehingga terkadang orang yang menanganinya kehilangan kesabaran. Nah, pada kesempatan ini penulis akan berbagi informasi dalam menangani anak hiperaktif. Berikut tipsnya!

  1. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan dalam menangani anak hiperaktif yaitu dengan membawanya ke dokter/psikiater untuk memastikan kelainan tersebut. Mintalah saran dari dokter untuk menenangkan anak hiperaktif.
  2. Anda sebagai orangtua harus meluangkan banyak waktu untuk bersama si kecil. Lakukan kegiatan atau aktivitas yang bisa membuatnya tenang dan nyaman. Ajaklah si kecil untuk bermain puzzle ataupun mewarnai gambar.
  3. Berikan kesibukan pada anak untuk menyalurkan energinya. Salah satu kegiatan yang bisa Anda berikan pada si kecil yaitu belajar musik, bermain bola dan kegiatan lain sesuai dengan minat dan bakat anak.
  4. Terapkan aturan pada anak dengan hukuman yang sesuai untuk membatasi perilakunya. Sesuaikan hukuman dengan tindakan nakalnya. Dengan begitu si kecil akan perlahan-lahan belajar mengontrol tingkah lakunya.
  5. Ajarkan pada anak cara menenangkan diri. Dengan begitu si kecil akan belajar mengontrol emosi dan menyalurkan energinya untuk hal yang lebih bermanfaat.
  6. Luangkan lebih banyak waktu untuk bersama dengan si kecil dan berikan pelukan hangat untuk membuatnya tenang.
  7. Jika si kecil melakukan suatu tindakan yang bersifat merusak, maka Anda jangan langsung memarahinya. Tanyakan terlebih dahulu alasannya kemudian berikan nasehat secara halus dan jangan membentaknya. Jika Anda memarahinya maka akan berdampak tehadap kondisi psikisnya sehingga anak akan lebih berontak dan tidak mau mendengarkan setiap perkataan Anda.
  8. Jangan memberikan minuman yang mengandung pemanis buatan terlalu sering karena bisa memicu anak untuk berperilaku lebih agresif.

Itulah tips cerdas untuk menangani anak hiperaktif. Pada dasarnya menangani anak hiperaktif harus dilakukan secara perlahan dan penuh kesabaran. Jangan pernah memarahi atau membentak karena bisa berdampak negatif terhadap perkembangan psikisnya. Terapakan aturan dengan tegas namun tidak memaksa untuk membatasi perilaku si kecil dalm bertindak.

Sifat hiperaktif secara perlahan akan hilang seiring dengan bertambahnya usia anak. Namun tentu saja hal tersebut harus dibarengi dengan usaha Anda dalam mengubah pola dan kebiasaan si kecil dalam kehidupan sehar-hari. Pada intinya Anda dituntut untuk mengontrol setiap perilaku anak.

Related Posts

Share This