Tips Cerdas Menjaga Kehamilan Muda

Mendapati kehamilan yang sudah lama didambakan tentunya akan membuat Anda merasa sangat bahagia. Pada tahap awal kehamilan penting sekali bagi Anda untuk berhati-hati dalam bertindak sebab periode tersebut terbilang masih sangat rentan. Usia kehamilan muda terbilang masih sangat sensitif dan rentan iterjadi keguguran. Diperlukan informasi dan pengetahuan yang luas untuk senantiasa menjaga kehamilan muda.

Periode awal kehamilan merupakan momen penting sebab sedang berlangsung pembentuka n sebagian besar organ janin. Nah, seiring dengan proses tersebut maka ibu hamil akan mengalami gejala-gejala yang akan membuat tidak nyaman. Ibu hamil akan merasakan gejala mual dan muntah yang disertai pusing. Dalam hal ini diperlukan tindakan tepat sehingga tidak akan mengganggu proses tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Sebelum menginjak pada pembahasan mengenai cara menjaga kehamilan muda, selintas kita pahami mengenai keluhan yang seringkali menyerang ibu hamil. Berikut ini beberapa keluhan yang umum dirasakan pada tahap awal kehamilan:

Mual dan Muntah Berlebihan

Salah satu keluhan yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil muda yaitu mual dan muntah. Kondisi ini terjadi akibat pengaruh dari hormone beta HCG yang ada di dalam darah. Mual dan muntah yang berlebihan sebaiknya dikonsultasikan ke dokter supaya tidak akan mengganggu asupan nutrisi bagi pertumbuhan janin.

Pendarahan

Jika Ibu Hamil mengalami pendarahan pada usia kehamilan awal maka perlu diwaspadai dan segera memeriksakan diri ke dokter. Pendarahan bisa menjadi salah satu indikasi adanya masalah pada kehamilan Anda.

Demam

Demam tinggi pada waktu hamil tidak boleh disepelekan. Tindakan dan pemeriksaan medis perlu dilakukan sehingga keluhan tersebut tidak akan mempengaruhi pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Tips Menjaga Kehamilan Muda

  1. Hindari Makanan Setengah Matang

Bagi ibu hamil muda sebaiknya lebih selektif dalam memilih menu makanan yang dikonsumsi setiap hari. Hindari makanan yang diolah setengah matang karena hal ini bisa membahayakan kehamilan. Makanan setengah matang beresiko menyebabkan infeksi taxoplasma yang mengancam plasenta dan membahayakan perkembangan janin. Ibu hamil sebaiknya menghindari jenis makanan seperti telur setengah matang, fast food dan sushi.

  1. Makanan Dengan Kandungan Merkuri

Jika Anda berniat mengkonsumsi makanan laut maka berhati-hatilah. Pilih jenis ikan yang rendah atau terbebas dari kandungan merkuri. Kandungan merkuri bisa menyebabkan janin cacat lahir atau bahkan memicu kelahiran secara prematur.

  1. Hindari Aktivitas Berat

Ibu hamil sebaiknya menghindari pekerjaan yang menguras banyak energi. Terlebih lagi bagi ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit anemia. Jangan melakukan gerakan berbahaya seperti meloncat atau menghentak karena aktivitas tersebut akan memberikan guncangan yang bisa mengancam janin di dalam kandungan. Hinari pula mengangkat barang-barang berat.

  1. Pemeriksaan Rutin

Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk memantau perkembangan janin dan mencegah adanya komplikasi pada kehamilan. Perbanyak konsultasi dengan dokter sehingga Anda bisa melakukan tindakan yang benar dalam menjaga perkembangan janin.

Related Posts

Share This