Tips Bayi: Waspada Gangguan Kesehatan Pada Bayi Yang Baru Lahir

Bayi yang baru lahir masih sangat sensitive terhadap gangguan kesehatan. Hal ini karena sistem imunitasnya yang masih lemah dan belum bisa berfungsi secara sempurna untuk melawan virus penyebab penyakit. Masalah kesehatan ringan memang sangat lumrah terjadi pada bayi yang baru lahir. Anda tidak perlu khawatir dan sebaiknya lakukan penanganan yang tepat.

Setiap orangtua tentunya mengharapkan bayi yang sehat dan terbebas dari gangguan berbagai penyakit. Akan tetapi terkadang gangguan kesehatan kapan saja bisa terjadi sehingga hal ini membuat para orangtua merasa khawatir. Apalagi jika bayi yang dilahirkan merupakan anak pertama sehingga belum mempunyai pengalaman dalam merawatnya.

Dalam hal ini memang diperlukan pengetahuan seputar perawatan dan penanganan masalah kesehatan pada bayi yang baru lahir sehingga tidak akan mengganggu tumbuh kembangnya. Nah, berikut ini penulis akan memberikan ulasan seputar tips bayi dan gangguan kesehatan yang seringkali terjadi pada bayi yang baru lahir.

Beberapa Masalah Kesehatan Bayi Yang Baru Lahir

Penyakit Kuning

Salah satu gangguan kesehatan yang paling umum terjadi pada bayi yang baru lahir yaitu penyakit kuning. Faktor penyebab penyakit kuning pada bayi yaitu akibat kadar bilirubin yang tinggi. Seperti yang kita ketahui bahwa organ tubuh bayi belum sepenuhnya bisa berfungsi sehingga hal inilah yang memicu timbulnya penyakit kuning.

Gejala penyakit kuning akan terlihat pada bagian mata dan kulit bayi yang mengalami perubahan warna. Secara umum penyakit kuning akan hilang setelah beberapa hari. Biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun meskipun demikian sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter sehingga bisa mendapat penanganan yang lebi baik.

Ruam Kulit

Seperti yang telah disebutkan diawal bahwa bayi memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi karena imunitas tubuh belum berfungsi sepenuhnya. Nah, hal inilah menjadi penyebab bayi lebih rentan terkena masalah kulit seperti ruam.

Ruam kulit atau ruam popok sangat lumrah dialami oleh bayi yang baru lahir. Hal ini memang tidak oterlalu berbahaya, tapi jika dibiarkan bisa semakin parah dan menyebabkan iritasi berkepanjangan pada kulit bayi.

Usahakan untuk menggunakan popok yang benar dan tidak terlalu ketat. Perhatikan juga kebersihan popok dan segera ganti jika sudah benar-benar kotor. Popok yang kotor sangat rentan menyebabkan kulit bayi iritasi.

Gumoh

Selanjutnya gumoh pada bayi. Kondisi ini lebih sering terjadi setelah bayi makan atau menyusui. Mengapa bisa terjadi demikian? Hal ini karena kondisi lambung bayi yang masih kecil, tetapi makanan yang masuk berlebihan sehingga menyebabkan makanan keluar lagi. Selain itu, klep pada lambung yang menghubungkan dengan tenggorokan belum berfungsi sepenuhnya sehingga makanan lebih mudah balik lagi keatas.

Penanganannya yaitu dengan menggendong bayi setelah menyusui, posisikan bayi untuk tegak dan jangan menidurkan bayi. Pertahan posisi bayi tegak sekitar beberapa menit setalah menyusui. Dengan begitu maka bayi tidak akan mengalami muntah atau gumoh.

Baca juga: Gangguan Kesehatan Pada Bayi yang Baru Lahir

Tali Pusat Lembab Terus

Tali Pusat bayi biasanya akan kering setelah 15 hari. Namun terkadang tali pusat bayi tak kunjung kering malah justru basah dan lembab. Hal ini sangat rentan terjadi infeksi dan tempat tumbuhnya bakteri.

Usahakan untuk menjaga kebersihan tali pusat tersebut dengan benar. Setelah memandikan biasakan untuk mengeringkannya. Jangan membiarkan tali pusat dalam keadaan basah. Jika terjadi infeksi pada tali pusat maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk menghindari gejala yang lebih parah.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517