Terapi Kanker Kulit Dengan Plester, Bagaimana Bisa?

Di Amerika, banyak diantaranya orang-orang yang memang menderita kanker kulit. Dari beberapa jenis penyakit kanker kulit, salah satu jenis kanker kulit yang banyak ditemukan yaitu squamous cell carcinoma (SCC).

Bahkan, sesuai beberapa data yang memang telah dihimpun oleh Skin Cancer Foundation, menyebutkan bahwa ada sekitar 700 ribu kasus masyarakat yang mengalami SCC yang di temukan di setiap tahunnya di negara Amerika. Walaupun tergolong jenis kanker jinak, namun jumlah orang yang mengalami insidensi SCC setiap tahunnya terus-menerus meningkat sampai jumlahnya mencapai 200% dalam kurun 3 tahun belakangan ini saja.

Dan salah satu cara yang bisa di lakukan guna mengatasi kanker kulit jenis SCC ini yaitu dengan proses operasi yang mana di kombinasikan dengan dilakukannya terapi radiasi atau radioterapi, hal ini bertujuan untuk memastikan kalau sejumlah sel kanker yang dulunya bersarang di dalam tubuh sudah hilang. Akan tetapi, terapi radiasi ini di rasa sangatlah rumit, dikarenakan membutuhkan instrument serta sejumlah fasilitas khusus yang diberikan untuk proses pelaksanaannya.

Dan hal inilah yang memang kemudian memberikan motivasi kepada Dr Anthony J yang mana tengah berada di Pasqua bersama sejumlah rekannya yang berada di UNT College of Pharmacy untuk mengembangkan manfaat dari perban radioterapi sebagai alternatif dalam proses pengobatan untuk mereka yang menderita kanker kulit jenis SCC yang di bentuk menyerupai plester. Sasarannya yaitu para penderita penyakit SCC yang mana proses prosedur operasinya tidak berjalan dengan sukses, atau bahkan bagi mereka yang memang tidak memiliki biaya untuk menjalankan operasi.

Perban atau bahkan plester ini di kembangkan dari sejumlah nonpartikel yang kemudian di ubah menjadi sejumlah serat yang sangat tipis dengan menggunakan tekhnik khusus yang memang di sebut dengan ‘electrospinning’, dan setelah itu disatukan menjadi sebuah plester. Sebelum plester ini di uji coba, polimer yang di kembangkan tersebut terlebih dahulu akan diaktifkan sehingga memiliki kandungan bahan aktif yang berradiasi.

Bukan hanya itu, bahkan para peneliti juga berhasil untuk membuat level radioktif menjadi sama yang ada di dalam kandungan plester tersebut dengan plester yang biasa diberikan melalui proses terapi pada umumnya.

Guna menguji keberhasilannya, maka peneliti menempelkan plester yang berhasil dikembangkan tersebut pada sejumlah tikus yang memang positif mengidap penyakit SCC atau kanker kulit selama satu jam. Dan setelah itu, dalam kurun waktu 15 hari, para peneliti kemudian kembali mengukur besarnya tumor yang memang ada di dalam tikus-tikus tersebut, dan setelah itu dibandingkan bersaman dengan tumor yang berada pada beberapa tikus lainnya yang memang tidak diberikan pengobatan apapun, atau bahkan pada tikus yang hanya menjalani proses radiasi biasa.

Dan ketika menginjak hari ke-15, 3 dari 10 tikus yang memang di ikut sertakan pada proses penelitian ini dilaporkan tidak lagi mengidap jenis penyakit yang jika di biarkan bisa menyebabkan kematian ini, atau dalam artian lain sembuh dari penyakit tumornya. Sedangkan untuk rumor yang ada pada 7 ekor tikus lainnya terlihat lebih kecil jika di bandingkan dengan tumor yang ada di tubuh tikus kelompok lainnya.

Namun sesuai rencana, pada waktu-waktu dekat ini, Dr Pasqua akan kembali melakukan percobaan yang serupa terhadap beberapa binatang yang memiliki ukuran yang lebih besar daripada tikus, guna memastikan plaster yang diciptakan tersebut sudah bisa di uji cobakan kepada manusia atau bahkan belum layak. Bahkan, tim peneliti juga berencana untuk memperbanyak dosis yang memang terkandung dalam plester tersebut guna menentukan dosis yang obat atau kandungan senyawa memang baik untuk diterapkan.

“Plester ini dapat disesuaikan kondisi pasien, dan dibuat sedemikian rupa agar mudah diaplikasikan pada lesi tumor dalam berbagai bentuk dan ukuran,” imbuh anggota tim peneliti, Bhuvaneswari Koneru, seperti dikutip dari Medical Daily, Sabtu (31/10/2015).

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517