Tanda Bahaya Kehamilan Yang Perlu Anda Waspadai

Setiap orang tentunya mengharapkan kehamilan yang sehat tanpa gangguan apapun. Namun tanpa disadari seringkali ada beberapa keluhan yang dirasakan oleh ibu hamil, baik itu yang bersifat ringan ataupun mengancam kehamilan. Nah, pada kesempatan ini penulis akan mengulas tentang tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil.

Tanda tanda bahaya kehamilan seringkali tidak disadari oleh ibu hamil sehingga kondisi tersebut hanya dianggap sebagai kelihan biasa. Bagi Anda yang belum mengetahui secara pasti tentang tanda bahaya kehamilan, berikut penjelasan lengkapnya!

Tanda Bahaya Pada Kehamilan

  1. Pusing berkepanjangan

Salah satu tanda bahaya pada kehamilan yaitu pusing berkepanjangan. Anda tidak boleh menganggap sepele gejala pusing pada waktu hamil karena bisa jadi kondisi tersebut sebagai indikasi adanya gangguan pada kehamilan. Pusing dalam waktu yang cukup lama bisa menjadi indikasi penyakit anemia ataupun adanya gejala keracunan pada kehamilan. Kondisi ini jelas membahayakan perkembangan janin.

Apabila Anda menderita pusing berkepanjangan, cobalah untuk beristirahat. Namun jika konsisi tersebut tidak kunjung membaik, segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter untuk mencegah hal buruk yang bisa mengancam keselamatan janin.

  1. Gerakan janin menurun

Ketika Anda merasakan sesuatu yang aneh pada kandungan, sebaiknya jangan membiarkan hal tersebut. Pergerakan janin yang menurun atau bahkan tidak ada pergerakan sama sekali, maka perlu diwasapadai. Terlebih lagi jika pergerakan tersebut tidak dirasakan dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini bisa menjadi salah satu indikasi pertumbuhan janin terhenti.

Jika Anda merasakan kondisi tersebut maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Pertumbuhan janin di dalam kandungan bisa terhenti akibat asupan nutrisi ataupun pasokan oksigen kurang.

  1. Pendarahan

Tanda bahaya pada kehamilan yang selanjutnya yaitu terjadi pendarahan. Kondisi ini tidak perlu dianggap sepele karena bisa menyebabkan janin lahir sebelum waktunya. Bahkan pada beberapa kasus kehamilan tahap awal, pendarahan menyebabkan keguguran.

Pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan kedua atau ketiga menjadi indikasi bayi akan terlahir secara prematur. Pendarahan pada waktu hamil perlu mendapat perhatian dan penanganan dari dokter sebelum kondisi yang lebih buruk terjadi.

  1. Rasa sakit berulang pada bagian perut dan dada

Waspadai nyeri lberulang pada bagian dada dan perut. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya kelainan pada janin sehingga beresiko menyebabkan pertumbuhan janin terhenti. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda merasakan gejala tersebut.

  1. Keluar cairan deras dari organ intim

Kelura cairan dalam volume yang lebih banyak dari organ intim pada waktu hamil bisa menjadi indiksi bahwa ketuban pecah sebelum waktu yang seharusnya. Hal ini harus diwasapadai karena bisa menjadi salah satu tanda bahaya pada kehamilan.

Sekian tanda bahaya kehamilan secara garis besar. Jika Anda mengalami salah satu dari beberapa tanda diatas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mencegah kondisi yang lebih buruk terhadap perkembangan janin.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517