Tahapan Perkembangan Bayi Yang Harus Anda Ketahui!

Gerakan bayi yang baru lahir lebih didominasi oleh gerak spontan atau refleks. Namun seiring dengan bertambahnya usia bayi maka gerak refleks tersebut perlahan-lahan akan hilang. Hal ini karena sistem saraf pada bayi sudah berkembang dengan baik sehingga cenderung bisa mengontrol setiap gerakan. Biasanya gerak refleks akan perlahan hilang ketika bayi sudah memasuki usia dua bulan.

Tahapan Perkembangan Bayi

Sejak bayi lahir sampai usia 1 tahun akan terjadi perkembangan garak motorik kasar pada bayi. Perkembangan kemampuan tersebut akan berlangsung secara bertahap sesuai dengan usia bayi. Salah satu gerakan yang terjadi secara refleks yang dialami oleh bayi yaitu kemampuan dalam menggenggam sesuatu, mengontrol gerakan dan mengambil makanan.

Berikut Tahap Perkembangan Bayi Sampai Usia 2 Tahun

  • Usia 3 – 4 bulan (tengkurap)

Ketika bayi Anda memasuki usia 3 bulan maka sudah memiliki kemampuan untuk tengkurap. Pada tahapan ini otot leher bayi sudah kuat. Kemampuan tengkurap pada bayi diawali dengan memiringkan badanya ke kanan dan ke kiri sehingga perlahan-lahan bayi akan berusaha untuk berguling dan mengangkat bagian kepalanya dalam posisi badan yang tengkurap. Nah, kemampuan ini akan berkembang dengan baik ketika bayi sudah memasuki usia 5 bulan.

  • Usia 4 – 5 bulan (mengangkat kepala dan terlihat lebih ceria)

Kemampuan bayi bertambah seiring usianya sehingga ketika memasuki usia 4 sampai 5 bulan perkembangan bayi sudah semakin pesat. Bayi sudah memiliki kemampuan untuk mengangkat kepala dan bisa tertawa lebih keras. Pada usia 4 bulan bayi memiliki kemampuan untuk mengangkat kepala dengan sudut yang lebih lebar dari usia sebelumnya yaitu 90 derajat dan dilakukan dalam posisi tengkurap.

Pada tahapan ini bayi sudah bisa tertawa dan mengeluarkan suara yang lebih keras. Bayi akan terlihat senang ketika berhasil melakukan sesuatu yang diinginkannya. Suara tersebut dikeluarkan oleh bayi dengan tujuan untuk mengungkapakan rasa bahagia atas apa yang dicapainnya. Selain itu, suara keras yang dikeluarkan oleh bayi bertujuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

  • Usia 7 – 8 bulan (menggenggam benda, duduk dan merangkak)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa perkembangan keterampilan menggenggam benda sudah dimiliki bayi ketika berusia 4 sampai 5 bulan. Pada usia tersebut jari-jarinya sudah terampil untuk memegang mainan atau benda lain yang ada di sekitarnya. Ketika memasuki usia 7 sampai 8 bulan kemampuan tersebut akan meningkat. Bayi akan menggunakan kedua tangannya untuk memegang suatu benda. Ketika bayi memegang mainan dengan tangan yang satu dan Anda memberikan mainan yang lain maka bayi tidak akan membuangnya. Bayi cenderung akan memegang mainan tersebut dengan tangan yang lain.

Pada usia ini juga perkembangan bayi sangat pesat ditandai dengan kemampuan bayi yang sudah bisa duduk. Pada usia 6 bulan bayi sudah mulai belajar duduk meskipun masih menggunakan tangan sebagai penyangga. Memasuki usia 7 sampai 8 bulan kemampuan tersebut semakin meningkat, bayi sudah mulai bisa memposisikan tubuhnya untuk duduk. Selain itu, bayi sudah memiliki kemampuan untuk tengkurap dan bangun sendiri.

Ketika memasuki usia 8 bulan bayi mulai menunjukan kemampuan dalam merangkak untuk mengeksplorasi hal baru yang ada di sekelilingnya. Kemampuan bayi dalam merangkak merupakan salah satu cara untuk melatih otot tangan dan keseimbangan bayi untuk belajar berdiri. Kemampuan merangkak pada bayi akan meningkat ketika memasuki usia 9 bulan.

  • Usia 9 bulan (makan sendiri)

Memasuki usia 8 bulan jari-jari tangan bayi sudah terampil dalam menggenggam suatu benda. Pada usia ini kemampuan bayi akan meningkat yaitu lebih terampil dalam menggenggam suatu benda seperti sendok meskipun masih terlihat kaku. Secara tidak langsung pada usia 9 bulan bayi sudah memiliki kemapuan untuk makan sendiri. Anda bisa memberikan makanan yang mudah untuk digenggam oleh bayi (finger food).

  • Usia 12 bulan (berjalan)

Pada usia 9 bulan, bayi sudah memiliki kemampuan untuk mengangkat tubuhnya. Memasuki usia 11 bulan, bayi sudah menunjukan tanda-tanda untuk bisa berdiri sendiri tanpa bantuan Anda. Bayi sudah pandai untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Ketika memasuki usia 12 bulan maka bayi sudah siap untuk berjalan sendiri meskipun terkadang keseimbangan tubuhnya masih sedikit goyah.

  • Usia 18 – 24 bulan (bicara)

Pada usia 18 bulan, bayi sudah pandai untuk mempelajari dan meniru kosa kata yang diucapkan oleh orang disekitarnya. Menginjak usia dua tahun kemampuan bayi dalam berbicara sudah hampir lancar. Pada dasarnya anak-anak lancar berbicara ketika menginjak usia dua tahun. Pada usia dua tahun, anak-anak sudah bisa menggambarkan apa yang di dengar dan dilihatnya melalui perkataan.

Related Posts

Share This