Stimulasi Eksternal Sebagai Nutrisi Tambahan untuk Janin

Perkembangan janin tidak hanya dipengaruhi oleh berbagai macam nutrisi yang diberikan melalui asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil. Supaya janin berkembang dengan baik maka perlu diberi nutrisi tambahan berupa stimulasi atau rangsangan dari luar kandungan. Stimulasi dari luar akan membantu perkembangan janin dan membentuk kepribadian janin serta otak janin dapat berkembang dengan baik dan lancar.

Rangsangan (stimulasi) eksternal bisa dilakukan oleh ibu hamil setiap hari dengan cara mengusap-ngusap kandungan, berbicara pada janin dengan kata-kata yang baik dan mendengarkan musik klasik atau rohani kepada janin. Hal ini akan sangat berguna dalam membantu perkembangan otak janin.

Stimulasi eksternal untuk janin

Mengajak janin aktif

Ibu hamil bisa mengajak janin yang ada dalam kandungan untuk lebih aktif dengan berbicara, gerakan dan getaran. Stimulasi tersebut akan merangsang perkembangan saraf motorik dan melatih komunikasi. Mengajak janin berbicara bukan merupakan omong kosong. Janin mempunyai kemampuan mendengar sejak kandungan berusia 10 minggu.

Pada waktu mengajak janin berbicara, sebaiknya gunakan suara yang jelas agar ucapan anda dapat terdengar oleh janin. Mengajak bicara pada janin bisa anda lakukan seperti sedang mengobrol biasa. Janin sudah mempunyai kemampuan mendengar dengan jelas makanya pada saat mengajak janin berbicara usahakan dengan suara yang keras tapi bukan membentak.

Kata-kata yang diucapkan pada saat mengajak janin berbicara harus kata-kata yang membangun rasa nyaman untuk bayi dan menunjukan rasa kasih sayang. Memberikan stimulasi tambahan serta mengajak janin aktif akan berdampak pada perkembangan dan kecerdasan otak serta psikis janin. Memberikan stimulasi ini bisa di lakukan sejak kandungan berusia sekitar 20 minggu karena pada usia kandungan ini janin sudah bisa bereaksi dengan suara dari luar kandungan.

Berbicara dengan janin merupakan salah satu cara untuk orang tua mengenalkan diri kepada janin melalui suara supaya ketika sudah terlahir janin akan mengenali suara anda dan tidak merasa asing lagi.

Manfaat musik klasik

Musik bisa menjadi stimulasi yang baik bagi perkembangan janin. Jenis musik klasik bisa memberikan pengaruh positif bagi perkembangan janin di dalam kandungan. Memperdengarkan musik klasik akan merangsang kecerdasan janin atau lebih tepatnya untuk melatih otak kanan yang berhubungan dengan kreativitas dan kepribadian janin sehingga membuat janin aktif bergerak.

Manfaat musik klasik juga dapat merangsang sistem pendengaran janin. Memberikan stimulasi dengan musik klasik secara teratur akan sangat berpengaruh pada psikis ibu hamil dan kecerdasan janin. Musik klasik memiliki nada yang tenang dan lembut sehingga akan membuat bayi nyaman.

Manfaat musik klasik untuk ibu hamil yaitu akan membuat rileks sehingga hormon endorphin dalam otak akan dilepaskan sehingga hormon-hormon stres dalam tubuh akan melemah. Ibu hamil yang rileks akan membuat peredaran darah menjadi lancar sehingga sirkulasi darah dan oksigen untuk janin tidak akan terganggu. Salah satu jenis musik yang biasa di anjurkan adalah musik klasik mozart karena jenis musik klasik ini akan memberikan ketenangan dan meningkatkan aktivitas gelombang otak yang akan membantu jaringan sinapsis pada otak menjadi lebih baik.

Perdengarkanlah musik klasik secara rutin dan teratur supaya tidak memberikan stimulasi berlebihan kepada janin. Kemudian atur volume suara saat memperdengarkan musik untuk janin, jangan terlalu keras karena itu akan membuat janin kaget dan menyakitkan untuk janin. Satu hal yang perlu di ingat bahwa memperdengarkan musik untuk janin bukan bertujuan untuk membuat janin akan pintar setelah lahir, akan tetapi untuk membuat janin dalam kandungan menjadi lebih rileks sehingga pertumbuhan serta perkembangan otaknya akan bagus dan tidak mengalami gangguan.

Related Posts

Share This