Si Kecil Mengalami Kekerasan Seksual? Ini Dia Beberapa Tandanya!

Penting untuk Anda ketahui, bahwa setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda serta unik, oleh karena itu, gejala kekerasan seksual yang muncul juga berbeda-beda pada setiap anaknya. Akan tetapi, menurut sebuah pengamatan yang telah dilakukan oleh Center for Behavioral Intervention in Beaverton di Oregon, umumnya anak-anak yang memang menjadi korban dari kekerasan seksual kerap kali menunjukkan gejala perubahan prilaku, seperti:

  1. Takut jika tubuhnya terekspos di hadapan orangtua

Umumnya, anak-anak yang belum akil balik mereka tidak akan pernah merasa malu atau bahkan takut jika tubuhnya terlihat oleh orangtua mereka, walau dalam keadaan tanpa busana secul pun. Biasanya rasa takut ini berasal dari adanya rasa tekanan serta perasaan khawatir kalau orangtuanya akan tahu apa yang ia alami, atau bahkan ia merasa takut terhadap ancaman si pelau.

  1. Adanya gejala fisik

Biasanya anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual kerap kali mengalami rasa nyeri atau bahkan gatal di bagian kelamin atau bahkan dubur yang disertai dengan pendarahan. Selain itu, si kecil juga bisa mengalami sakit perut, pusing, serta beberapa keluhan fisik lainnya. Padahal ia tidak dalam keadaan sakit, seperti demam atau bahkan flu.

  1. Selalu gelisah

Anak-anak yang mengalami kekerasan seksual umumnya akan merasa gelisah di setiap tidurnya untuk alasan yang memang tidak ia ketahui, ngompol, ketakutan yang ditunjukkan tanpa jelas sebabnya, bahkan ia akan menolak untuk pergi ke suatu tempat atau bahkan bertemu seseorang.

  1. Sulit untuk belajar

Mereka juga akan mengalami kesulitan dalam proses belajar, bahkan secara tiba-tiba mereka juga akan mengalami kesulitan dalam bergaul bersama teman-teman sebayanya. Selain itu, anak yang mengalami kekerasan seksual juga bisa mengalami menangis yang berlebihan atau bahkan depresi, menjadi sangat cengeng serta selalu menuntut perhatian. Atau bahkan, mereka akan sangat agresif dan terlihat seperti tengah menyembunyikan sesuatu.

  1. Melarikan diri

Bukan hanya itu, bahkan dalam sebagian kasus ada juga anak-anak yang mencoba untuk mengatasi masalahnya sendiri, yaitu dengan perilaku ‘melarikan diri’. Salah satu contohnya yaitu, anak yang mengalami kekerasan seksual, yang biasanya sering bermain bersama teman-temannya atau berjalan-jalan, maka mereka akan menghentikan kebiasaan tersebut dan melarikan diri dari teman-temannya. Ketika itu si kecil akan terisolasi, dan jelas hal ini sangat berbahaya untuk dirinya. Bahkan dengan begitu, si pelaku akan sangat dengan mudah mengulangi perbuatannya tersebut ketika si kecil tengah sendiri.

  1. Tidak adanya gejala

Ada juga anak-anak yang menjadi korban kekerasa seksual tidak menunjukkan gejala apapun. Dan itu artinya, si pelaku telah berhasil mempengaruhi pikiran si anak, membuat si kecil merasa nyaman dan mereka terkadang merasa terlindungi oleh kehadiran si pelaku yang memang sering bersikap manis bahkan memanjakan si korban.

Nah, maka dari itu, jika si kecil menunjukkan beberapa gejala di atas, serta beberapa perubahan lainnya yang memang menurut Anda sangat ganjil, itu artinya anak Anda tengah menyimpan sesuatu dan ia ingin mengadukan hal yang selama ini ia simpan. Ketika hal tersebut terjadi, maka sebaiknya Anda terus mendampinginya, dan tanyakan hal apa yang tengah ia pikirkan dengan cara bersahabat, dan ketika itu, Anda juga harus menunjukkan suatu dukungan kepadanya.

Bukan hanya itu, ada juga beberapa hal yang memang harus Anda pahami, hal ini berdasarkan pengalaman para psikolog. Ketika si kecil menyembunyikan rahasia dari orang lain, itu karena ia merasa takut terhadap 4 hal ini, yaitu:

  • Anak merasa takut dia yang dianggap bersalah atas kejadian yang menimpanya.
  • Anak takut pada ancaman yangt diberikan pelaku yang akan membunuh atau bahkan menyiksanya jika ada orang lain yang mengetahuinya.
  • Anak takut kehilangan orangtua atau bahkan keluarganya, karena dia tahu, kalau apa yang dia alami ini merupakan suatu hal yang tidaklah pantas.
  • Si kecil juga merasa takut kalau dirinya akan kehilangan teman juga lingkungannya.

Dan itulah beberapa hal yang harus Anda ketahui dan pahami terkait tanda-tanda anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Ingat! Jagalah terus anak Anda, dan terus perhatikan dengan siapa mereka bergaul, jangan sampai buah hati Anda menjadi korban dari kekerasan seksual yang saat ini tengah marak terjadi di manapun.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517