Sering Emosi Saat Hamil? Inilah Bahayanya Bagi Janin

Kesehatan fisik dan mental merupakan aspek penting yang harus dijaga dengan baik selama menjalani masa kehamilan. Karena bagaimanapun kesehatan ibu hamil adalah salah satu faktor yang akan mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Apabila ibu hamil sakit maka janin rentan mengalami gangguan pertumbuhan dan beresiko terhadap kehamilan prematur. Salah satu hal yang harus diperhatikan karena memiliki dampak bagi janin yaitu mengelola emosi saat hamil.

Seperti yang kita ketahui bahwa emosi ibu hamil memang berubah-ubah dan tidak menentu akibat adanya pengaruh hormone kehamilan. Kondisi tersebut memang bersifat wajar terjadi pada ibu hamil, Namun sebaiknya ibu hamil bisa mengelola emosi sehingga tidak akan mempengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Berikut Bahaya Emosi Yang Tak Terkontrol Saat Hamil

  • Bayi Rentan Terkena Alergi

Emosi yang tak terkontrol saat hamil bisa menyebabkan bayi lebih rentan terkena alergi setelah lahir. Mengapa bisa demikian? Hal ini karena ketika didalam kandungan bayi akan menyerap lebih banyak hormone kortisol yang dihasilkan akibat emosi ibu hamil. Resiko alergi akan semakin meningkat jika hromon kortisol yang diserap semakin banyak.

  • Lahir Prematur

Pengaturan emosi yang tidak baik akan menyebabkan ibu hamil terkena stres sehingga hal ini memicu proses kelahiran lebih cepat sebelum waktu yang seharusnya. Bayi yang lahir prematur akan mengalami berbagai gangguan dalam hal pertumbuhan, bahkan sangat rentan terkena gangguan penyakit akibat sistem kekebalan tubuh yang lemah.

  • Keguguran

Selain kelahiran prematur, akibat dari stres yang dialami oleh ibu hamil juga bisa menyebabkan keguguran. Hormone stres bisa memicu terjadinya kontraksi dini sehingga memaksa janin untuk keluar sebelum waktu seharusnya bahkan pada kehamilan muda.

  • Perkembangan Bayi Kurang Baik

Kondisi pikiran ibu hamil yang sering stres tentunya akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan janin di dalam kandungan. Secara tidak langsung hal ini menyebabkan gangguan kesehatan sehingga janin mengalami keterlambatan pertumbuhan. Selain itu, stres juga menyebabkan asupan nutrisi terganggu akibat nafsu makan ibu hamil yang menurun.

  • Menjadikan Anak Yang Emosional

Jika bayi mampu bertahan hidup hingga proses persalinan normal tiba maka dampaknya setelah lahir yaitu cenderung menjadikan kepribadian anak yang emosional.

  • Berat Badan Bayi Rendah

Akibat stres yang terus menerus maka bisa menyebabkan ibu hamil tidak memiliki nafsu makan. Kondisi tersebut tentunya menyebabkan pola makan ibu hamil terganggu sehingga nutrisi yang dibutuhkan oleh janin akan terhambat. Nah, kondisi tersebut yang menyebabkan berat badan bayi jauh dari kata normal setelah dilahirkan.

Demikian sebagian kecil dari bahaya emosi yang tak terkontrol saat hamil. Sebisa mungkin ibu hamil harus bisa menciptakan suasana yang nyaman saat hamil sehingga tumbuh kembang janin tidak akan mengalami gangguan yang fatal.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517