Seputar Nutrisi Yang Berkaitan Dengan Preeklamsia Pada Ibu Hamil

Penyebab pasti preeklmasia pada ibu hamil belum diketahui secara pasti hingga sekarang ini. Pada dasarnya preeklmasia sering dihubungkan dengan kondisi plasenta yang ktidak berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Perlu Anda ketahui bahwa beberapa jenis makanan mempengaruhi tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu hamil. Beberapa jenis makananĀ  tertentu ternyata beresiko terhadap resiko preeklamsia. Namun disamping itu juga terdapat beberapa jenis nutrisi yang berkaitan dengan preeklamsia pada ibu hamil. Apa saja nutrisi tersebut? Berikut Penjelasannya.

  1. Kalsium

Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan kalsium tidak hanya bermanfaat untuk membantu pembentukan tulang, namun kalsium juga bermanfaat untuk menurunkan resiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Nah, dengan begitu maka ibu hamil akan terhindar dari resiko preeklamsia.

  1. Vitamin D

Pada dasarnya vitamin D memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu penyerapan kalsium kedalam tulang sehingga asupan vitamin D perlu diperhatikan. Kekurangan asupan vitamin D beresiko terhadap preeklamsia. Kebutuhan vitamin D bisa terpenuhi dari sinar matahari ataupun beberapa jenis makanan seperti telur, ikan tuna, salmon dan jamur.

  1. Bawang Putih

Selama ini bawang putih dipercaya bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Nah, bawang putih bisa menjadi salah satu ramuan khusus untuk mencegah preeklamsia pada ibu hamil. Rempah yang satu ini bisa dicampurkan dalam menu masakan yang dikonsumsi setiap hari sehingga memperoleh manfaat yang luar biasa untuk kehamilan yang sehat.

  1. Garam

Konsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi sebaiknya dibatasi pada saat hamil. Sebaiknya garam dikonsumsi dalam batas wajar yang seharusnya. Seperti yang kita ketahui bahwa garam bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya preeklmasia pada ibu hamil akibat tekanan darah yang meningkat drastis akibat asupan garam terlalu banyak.

Baca Juga:  Jenis Vitamin Prenatal Yang Dianjurkan Untuk Ibu Hamil

Selain beberapa nutrisi, resiko preeklamsia juga identik dengan Body Mass index (BMI) pada ibu hamil. Maka dari itu, asupan nutrisi pada waktu hamil harus benar-benar selektif dan teliti sehingga tidak akan menyebabkan peningkatan berat badan secara signifikan.

Pada waktu hamil sebaiknya menerapkan pola hidup sehat dengan asupan nutrisi seuimbang sehingga terhindar dari resiko tekanan darah tinggi. Sebaiknya ibu hamil melakukan konsultasi dengan dokter terkait kebutuhan nutrisi selama hamil.

Disamping itu, ibu hamil harus rajin memeriksakan kondisi kehamilan untuk mencegah timbulnya resiko penyakit berbahaya yang bersifat silent killer. Dengan pemeriksaan rutin maka akan mencegah dan bisa diatasi sejak dini sebelum gejalanya berkembang lebih parah.

Pentingnya menjaga kesehatan selama hamil terkait dengan kondisi perkembangan janin didalam kandungan yang sangat bergantung dengan kondisi kesehatan ibu hamil. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi Bundakim.com. Instagram: @bundakim7 SMS / WA: 0813 2154 8517