Seputar Kehamilan: Bolehkah Ibu Hamil Makan Coklat

Coklat merupakan camilan yang sangat lezat dan disukai oleh banyak orang. Banyak yang beranggapan bahwa makan coklat bisa memperbaiki mood dan merasa lebih tenang. Terlepas dari benar atau tidaknya, yang jelas cokelat mengandung banyak manfaat untuk kesehatan apabila dikonsumsi dalam batas wajar dan tidak berlebihan.

Penyuka coklat memang identik dari kaum wanita, namun bagaimana dengan wanita yang sedang hamil? Bolehkah ibu hamil makan coklat? Apa saja manfaat dan bahaya coklat untuk kehamilan? Simak penjelasan berikut ini.

Manfaat Cokelat Untuk Ibu Hamil

Cokelat dikemas dalam berbagai varian, baik itu coklat panas ataupun coklat kepingan. Bahkan pada zaman modern seperti saat ini olahan coklat sudah semakin bervariasi. Lalu amankah coklat dikonsumsi oleh ibu hamil? Coklat bisa dikonsumsi pada waktu hamil dengan catatan tidak berlebihan. Tentu saja coklat memiliki manfaat seperti membantu meningkatkan neurotransmitter pada otak sehingga menjaga mood tetap relaks.

  1. Mencegah Pre-eklampsia

Manfaat coklat yang pertama untuk ibu hamil yaitu mencegah resiko Pre-eklampsia  dan kelahiran premature. Selain itu, coklat juga bisa menormalkan tekanan darah. Hal ini karena coklat mengandung Theobromine  yang bisa mengatur tekanan darah.

  1. Tinggi kandungan Antioksidan

Seperti halnya teh, ternyata coklat juga kaya akan kandungan flavonoid yang merupakan sumber antioksidan untuk mencegah penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskuler. Untuk ibu hamil zat ini tentunya berguna untuk mencegah bayi terlahir cacat.

  1. Sumber Mineral

Coklat ternyata mengadung beberapa mineral penting seperti magnesium dan zat besi yang dibutuhkan selama menjalani masa kehamilan. Seperti yang kita ketahui bahwa zat besi bisa membantu mempertahankan kadar haemoglobin dalam darah dan magnesium berperan dalam metabolisme lemak.

Bahaya Cokelat Untuk Ibu Hamil

  1. Kandungan Kafein

Tidak hanya kopi ataupun teh, ternyata cokelat juga mengandung kafein yang beresiko bagi kehamilan. Tentunya hal tersebut memang membahayakan kehamilan jika dikonsumsi berlebihan. Jika dikonsumsi secukupnya maka tidak akan membahayakan kesehatan janin didalam kandungan.

Jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung kafein dalam jumlah yang berlebihan karena bisa memicu resiko abnormal atau bayi cacat. Maka dari itu konsumsilah cokelta secukupnya dan sewajarnya saja.

  1. Meningkatkan Berat Badan

Kandungan sejumlah lemak dan gula pada cokelat tentunya beresiko terhadap peningkatan berat badan selama hamil. Konsumsi coklat yang berlebihan bisa menyebabkan lemak tubuh mengalami peningkatan. Hal ini tentunya membahayakan kesehatan ibu hamil dan jani didalam kandungan.

Disamping itu, konsumsi coklat yang terlalu banyak juga bisa berisiko terhadap penyakit diabetes yang berujung gangguan persalinan secara normal. Hal ini itentunya harus mendapat perhatian penting guna menghindari bahaya tersebut.

Setelah kita mengetahui manfaat dan bahaya cokelat bagi kehamilan tentunya harus menjadi perhatian penting. Konsumsi cokelat tidak dilarang selama hamil. Yang perlu diperhatikan adalah porsi dan takaran. Jangan mengkonsumsi cokelat terlalu banyak dan terlalu sering. Mencegah alangkah lebih baik daripada harus mengobati.

Cokelat bisa Anda jadikan hanya sebagai camilan sekedarnya saja. Dengan begitu maka tidak akan membahayakan kehamilan dan tumbuh kembang janin didalam kandungan. Namun sebaliknya Anda akan memperolah manfaat dari cokelat tersebut.

Menjaga kesehatan dan konsumsi makanan selama hamil menjadi poin penting untuk menunjang tumbuh kembang janin. Selain itu, tubuh yang sehat akan memudahkan Anda untuk menjalani proses persalinan yang normal. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

Related Posts

Share This