Selintas Tentang Aturan Pemberian Jus Buah Untuk Bayi

Mungkin banyak orangtua yang bertanya tentang boleh atau tidaknya si kecil diberi jus buah. Pada dasarnya buah adalah salah satu sumber makanan yang memiliki banyak kandungan nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan si kecil. Dalam hal ini buah bisa dijadikan sebagai salah satu makanan pendamping ASI. Artinya buah-buahan sudah mulai bisa diperkenalkan pada si kecil ketika usianya diatas 6 bulan.

Selain memiliki kandungan vitamin dan mineral, buah-buahan juga memiliki rasa manis alami sehingga lebih mudah untuk dicerna dan aman untuk bayi. Salah satu manfaat dari buah-buahan yaitu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil. Hal ini karena kebanyakan buah memiliki kandungan vitamin C sebagai antioksidan. Selain itu, buah-buahan juga mengandung karbohidrat yaitu sukrosa, fruktosa dan sorbitol.

Kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, flavonoid dan kalium bermanfaat menjaga kesehatan dan menunjang perkembangan si kecil. Selain itu, kandungan nutrisi tersebut juga berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi untuk mencegah penyakit anemia. Maka dari itu jus buah bisa diberikan untuk bayi dalam melengkapi kebutuhan nutrisi pada masa pertumbuhannya. Namun dalam pemberian jus buah tersebut Anda harus mengetahui aturan yang benar sehingga tidak akan membahayakan kesehatan si kecil.

Jus buah akan memberikan dampak negatif terhadap si kecil apabila diberikan secara berlebihan. Hal ini karena buah-buahan memiliki rasa asam yang bisa menyebabkan masalah pencernaan  apabila diberikan tanpa aturan yang benar. Oleh karena itu, ketika Anda memberikan jus buah untuk si kecil harus dengan takaran yang pas dan diberikan secara teratur untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Aturan Dalam Memberikan Jus Buah Untuk Si Kecil

Buah-buahan memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat untuk menunjang perkembangan si kecil. Pemberian jus buah tidak dilarang untuk bayi dengan catatan pemberian jus tersebut sesuai aturan sehingga tidak membahayakan kesehatannya. Dibawah ini aturan dalam pemberian jus buah untuk si kecil dalam menunjang tumbuh kembangnya.

  • Jus buah hanya di rekomendasikan untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan atau sudah mendapatkan makanan pendamping ASI. Sangat tidak dianjurkan untuk memberikan jus buah pada bayi di bawah 6 bulan. Hal ini karena bisa membahayakan sitem pencernaan si kecil. Perlu Anda ketahui bahwa makanan bayi dibawah usia 6 bulan hanya ASI.
  • Jangan menambahkan gula dalam jumlah banyak ketika memberikan jus buah pada bayi karena bisa merusak gigi dan beresiko diabetes. Selain itu, berikan jus buah menggunakan cangkir, bukan menggunakan botol susu.
  • Jadwalkan pemberian jus buah secara teratur yaitu dua kali sehari. Anda bisa memberikan jus buah pada waktu antara makan pagi dan siang serta diantara makan siang dan malam. Jus buah bisa diberikan di sela-sela makanan berat sebagai cemilan.
  • Jangan memberikan jus buah berbarengan dengan pemberian makanan berat. Berikan jus buah minimal dua jam setelah makan.
  • Dalam memberikan jus buah untuk si kecil, Anda harus menyesuaikan porsi jus dengan usia si kecil. Jangan memberikan jus buah dalam porsi yang berlebihan karena tidak baik untuk kesehatan pencernaan si kecil.
  • Pastikan jus buah yang Anda berikan dihabiskan langsung oleh si kecil karena apabila dibiarkan terlalu lama, kandungan nutrisinya akan hilang teroksidasi.
  • Bersihkan mulut si kecil setelah minum jus untuk mencegah masalah gigi dan mulut. Jus buah memiliki rasa asam yang bisa membahayakan kesehatan gigi.

Baca juga : Jus Melon dan Alpukat Untuk Bayi

Pemberian jus buah untuk si kecil harus sesuai aturan yang benar dan jangan berlebihan karena bisa berdampak buruk terhadap kesehatannya. Selain itu, pemberian jus juga harus dikontrol untuk menghindari penurunan nafsu makan akibat terlalu kenyang mengkonsumsi jus buah tersebut. Jadwalkan secara teratur sehingga tidak terlalu sering memberikan si kecil jus buah.

Related Posts

Share This