Sajian Tim Ikan Salmon dan Bayam Merah Untuk Bayi

Sayur-sayuran merupakan salah satu sumber makanan yang dianjurkan untuk si kecil sebagai tambahan makanan pendamping ASI. Kandungan vitamin, mineral dan serat pada sayuran sangat berguna untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil. Serat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan sehingga proses metabolisme di dalam tubuh berlangsung lancar.

Bayam merah bisa menjadi salah satu pilihan Anda dalam memberikan sajian MPASI yang sehat untuk si kecil. Bayam merah mengandung vitamin, protein, lemak,mineral dan kalsium. Semua kandungan nutrisi tersebut sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan pertumbuhan bayi.

Kombinasi sayuran dan ikan salmon sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Seperti yang kita ketahui bahwa ikan salmon merupakan jenis ikan yang memiliki kandungan omega-3 sangat tinggi. Omega-3 atau DHA dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan otak dan meningkatkan sistem imun.

Berikut Resep Tim Ikan Salmon dan Bayam

Bahan:

  • 30 gram fillet ikan salmon
  • 30 gram bayam merah
  • 20 gram beras
  • 30 gram wortel (dipotong-potong)
  • 50 gram tomat matang
  • 650 ml air

Cara membuat:

  • Masukkan beras, wortel dan ikan, lalu masak hingga beras lunak.
  • Bersihkan tomat dari kulit dan bijinya, kemudian potong-potong.
  • Masukkan bayam dan tomat, aduk hingga tercampur. Masak hingga bayam dan tomat lunak.
  • Angkat, biarkan beberapa saat supaya tidak terlalu panas dan sajikan pada bayi selagi hangat.

Tim ikan salmon dan bayam harus disajikan pada bayi selagi hangat dan sebaiknya Anda membuat untuk satu kali makan saja. Hal ini karena bayam memiliki sifat racun jika sudah terpapar oleh udara dalam waktu yang cukup lama. Tim ikan salmon dan bayam dinajurkan untuk bayi usia 9 bulan keatas.

Untuk menjaga kesehatan si kecil, biasakan untuk senantiasa menjaga kebersihan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat MPASI tersebut. Cucilah semua bahan sampai bersih sebelum diolah sehingga tidak ada kuman dan bakteri yang bisa membahayakan si kecil. Semoga informasi yang kami sajikan bermanfaat!

Related Posts

Share This