Sajian Bubur Salmon Wortel Untuk Makanan Bayi

Memiliki buah hati yang sehat dan cerdas merupakan dambaan setiap orangtua. Perlu Anda ketahui bahwa salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan si kecil adalah makanan. Secara tidak langsung makanan yang dikonsumsi akan memberikan dampak yang sangat besar untuk tumbuh kembang anak. Maka dari itu, ketika si kecil sudah diperkenalkan dengan makanan padat, mulailah untuk memberikan makanan oyang sehat dan bergizi.

Anda tidak perlu bingung dalam menyajikan makanan sehat dan bergizi untuk si kecil, bubur salmon wortel bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Kombinasi ikan salmon dan sayuran akan melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Salmon adalah salah satu jenis ikan yang memiliki kandungan omega-3 dalam jumlah yang sangat tinggi.

Asam lemak omega-3 merupakan salah satu nutrisi yang paling penting untuk mengoptimalkan pekembangan si kecil. Manfaat omega-3 yaitu untuk meningkatkan perkembangan otak dan kecerdasan bayi. Selain itu, omega-3 berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan penglihatan si kecil. Begitupun dengan wortel, Anda tidak perlu meragukan kandungan gizinya.

Simak resep untuk membuat bubur salmon wortel berikut ini.

Bahan:

  • 100 gram salmon fillet
  • 100 gram wortel
  • 2 genggam beras merah
  • 1 buah tomat
  • 40 gram keju parut
  • 1 sdm margarine
  • Air

Cara membuat:

  • Masak beras merah sampai matang dan lunak.
  • Masukkan tomat dan wortel, kemudian masak sampai benar-benar lunak.
  • Masukkan margarine dan ikan salmon lalu aduk dan biarkan sampai ikan matang.
  • Tambahkan keju parut sambil diaduk.
  • Angkat dan biarkan sampai tidak terlalu panas. Sajikan saat masih hangat.

Bubur salmon wortel sebaiknya disajikan selagi masih hangat. Hal ini supaya cita rasa dan kandungan nutrisinya tetap terjaga. Bubur sisa yang sudah dingin sebaiknya jangan dihangatkan lagi, sebaiknya Anda membuat sajian yang baru. Selain itu, dalam membuat sajian makanan untuk bayi, pastikan semua bahan dan peralatan yang digunakan dalam keadaan bersih supaya tidak membahayakan kesehatan si kecil.

Related Posts

Share This