Resep Tim Ikan Salmon Untuk MPASI Bayi Usia 9 Bulan Keatas

Nasi tim adalah salah satu menu makanan sehat untuk menunjang pertumbuhan bayi. Salah satu menu yang bisa Anda sajikan yaitu nasi tim ikan salmon. Kombinasi antara sayuran dan ikan salmon sangat efektif untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil.

Ikan salmon dikenal sebagai salah satu jenis ikan yang memiliki kandungan omega-3 cukup tinggi. Seperti yang kita ketahui, asam lemak omega-3 seperti DHA sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan otak dan kecerdasan anak. Selain itu, nutrisi tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan sistem saraf si kecil.

Penambahan sayuran juga sangat berguna untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil. Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan menambahkan sayuran ke dalam menu makanan si kecil maka akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Hal ini karena kandungan antioksidan di dalam sayuran sangat tinggi.

Bagi Anda yang saat ini memiliki bayi dan sudah diperkenalkan dengan MPASI, berikut ini resep untuk membuat sajian sehat nasi tim ikan salmon.

Bahan:

  • 25 gram ikan salmon
  • 20 gram beras
  • 30 gram tempe
  • 50 gram labu siam
  • 50 gram tomat dipotong kecil
  • 625 cc air
  • 1 sdt mentega

Cara membuat tim ikan salmon:

  • Masak tempe, ikan, beras dan air dalam satu wadah hingga menjadi bubur.
  • Masukkan tomat dan labu siam sampai matang.
  • Tambahkan mentega sambil diaduk hingga matang.
  • Angkat dan sajikan selagi hangat

Dalam membuat sajian nasi tim untuk bayi, sebaiknya selalu menambahkan sayuran. Hal ini untuk mencegah gangguan pencernaan seperti konstipasi atau sembelit. Sajikan selalu makanan sehat dan bergizi supaya anak tumbuh dengan baik dan sehat sesuai dengan tahap perkembangan yang seharusnya.

Bahan-bahan dan peralatan yang akan digunakan untuk membuat makanan bayi harus dalam keadaan bersih. Biasakan untuk mencuci semua bahan terutama sayuran sebelum diolah. Perlu Anda ketahui bahwa anak balita memiliki sistem kekebalan yang belum sempurna sehingga masih rentan terkena infeksi penyakit yang diakibatkan oleh kuman dan bakteri.

Related Posts

Share This