Resep dan Cara Membuat Tim Makaroni Untuk MPASI

Ketika bayi sudah menginjak usia 9 bulan, tekstur makanan pendamping ASI bisa ditingkatkan menjadi lebih padat dan kasar. Jika pada usia sebelumnya si kecil mendapatkan MPASI berupa nasi tim saring, maka pada usia ini Anda bisa memberikan nasi tim tanpa saring. Salah satunya yaitu tim makaroni yang kaya akan gizi.

Makaroni merupakan makanan yang terbuat dari tepung gandum. Makanan yang satu ini termasuk sumber karbohidrat yang berguna untuk meningkatkan energi si kecil. Bahkan makaroni bisa dijadikan sebagai pengganti nasi. Selain itu makaroni juga mengandung posfor dan kalsium yang bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi.

Resep dan Cara Membuat Tim Makaroni

Bahan:

  • 30 gram makaroni
  • 20 gram wortel (potong dadu/parut)
  • 20 gram tomat (kupas dan potong dadu)
  • 5 gram mentega
  • 2 sendok takar susu formula
  • 1 buah kuning telur ayam rebus (haluskan)
  • 10 gram keju parut

Cara membuat tim makaroni:

  1. Rebus makaroni sampai lunak, lalu angkat dan tiriskan.
  2. Rebus tomat dan wortel hingga lunak, angkat kemudian tiriskan.
  3. Siapkan saus kuning telur dengan cara campurkan kuning telur yang telah direbus dan haluskan margarine serta susu formula. Aduk rata.
  4. Campurkan wortel, makaroni dan saus kuning telur, lalu aduk sampai rata.
  5. Tuangkan ke dalam mangkuk dan tambahkan parutan keju diatasnya.
  6. Sajikan selagi masih hangat.

Nah, demikian resep dan cara membuat tim makaroni yang gurih dan lezat untuk si kecil. Supaya lebih bervariasi, Anda bisa menambahkan jenis sayuran lain seperti brokoli, bayam ataupun sawi. Dalam membuat tim makaroni, pastikan semua bahan dalam keadaan bersih dan di cuci terlebih dahulu sebelum diolah.

Dalam memberikan makanan pendamping ASI, penting sekali untuk memperhatikan kandungan gizi seperti vitamin, protein, mineral dan nutrisi penting lainnya yang menunjang tumbuh kembang si kecil. Asupan gizi seimbang sangat berguna untuk mengoptimalkan perkembangan dan meningkatkan imunitasnya. Selain itu, dengan memberikan makanan bergizi diharapkan si kecil akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Related Posts

Share This