Resep dan Cara Membuat Nasi Tim Jagung Manis Untuk Balita

Nasi tim merupakan salah satu makanan pendamping ASI untuk bayi setelah dikenalkan makanan dengan tekstur yang lebih halus dan lembut. Nasi tim saring mulai bisa dikenalkan pada bayi sejak usia 7 bulan. Nasi tim saring memiliki tekstur yang sedikit lebih kasar sehingga berguna untuk melatih kemampuan si kecil dalam mengunyah makanan karena pada usia 7 bulan sudah mulai tumbuh gigi.

Pada usia 9 bulan, bayi membutuhkan nutrisi yang tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya. Anda bisa memberikan makanan dengan tekstur yang lebih kental untuk melatih kemampuan gigi susu dalam mengunyah dan memotong makanan. Selain itu, untuk melengkapi kebutuhan gizi si kecil, Anda bisa menambahkan beberapa jenis sayuran.

Berikut ini bahan-bahan dan cara membuat nasi tim jagung manis

Bahan:

  • 75 gram nasi
  • 25 gram ayam giling
  • 15 gram tahu putih (cincang halus)
  • 1 batang daun bawang (diiris halus)
  • 25 gram jagung manis
  • 1 siung bawang merah (diiris halus)
  • 50 ml kaldu ayam
  • ½ tomat (dipotong halus)

Cara membuat:

  • Campurkan dan aduk semua bahan. Siapkan kukusan.
  • Masukkan semua bahan ke dalam wadah tahan panas, kukus selama 20 menit.
  • Angkat dan sajikan setelah dingin.

Jagung merupakan salah satu jenis sayuran dengan kandungan serat terbaik. Jagung juga mengandung vitamin C sebagai antioksidan yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil. Selain itu jagung mengandung beta karoten yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata si kecil.

Kandungan protein tahu sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Tahu dengan bahan dasar kacang kedelai mengandung isoflavon yang berguna untuk mengurangi resiko penyakit kanker. Disamping itu, tahu juga merupakan sumber kalsium yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi anak.

Nasi tim jagung manis bisa Anda sajikan untuk si kecil pada waktu makan siang dan sore hari. Jadwalkan pemberian makanan tersebut secara teratur untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dan mengoptimalkan pertumbuhan si kecil.

Related Posts

Share This