Proses Melahirkan Bayi yang Harus Bunda Ketahui

Terkadang, setiap wanita yang tengah hamil kerap bertanya-tanya, bagaimana caranya proses melahirkan bayi yang memiliki berat 3 kilogram bahkan lebih bisa berhasil melewati lubang yang memang hanya memiliki diameter lubang kira-kira sebesar cangkir saja. Namun Tuhan telah memberikan janin dengan tengkoraknya yang lunak, maka dari itu bayi yang ada di dalam kandugan bisa lahir atau bisa melewati lubang yang memang ukurannya tidaklah besar itu. Dengan bagian yang lembut itu, bayi juga bisa berubah bentuk dengan menyesuaikan jalur melahirkan ketika proses melahirkan bayi terjadi. Kepala yang dimiliki oleh semua bayi yang baru lahir secara normal biasanya memiliki bentuk yang tidaklah sama dengan bantu kepala bayi yang lainnya setelah proses kelahiran, akan tetapi bentuk dari kepala bayi itu akan kembali seperti semula dan normal setelah beberapa hari.

proses persalinan

Bagaimana Bayi Bisa Bernapas?

Sebenarnya, usaha bunda untuk proses persalinan si kecil mampu menghasilkan tahapan perubahan secara mekanisme serta fisik bunda yang akan membantu dalam mempersiapkan bayi untuk menghirup udara untuk kali pertamanya. Janin yang ada di dalam kandungan tidak mampu mendapatkan oksigen yang di hasilkan oleh udara, dan janin yang ada di dalam kandungan hanya akan mendapatkan oksigen dari ibu. Di dalam lahir, oksigen yang di dapatkan bayi akan di ciptakan atau di arahkan kepada bayi melalui plasenta. Akan tetapi, ketika si kecil lahir, dan tali pusarnya sudah diputuskan oleh bidan atau dokter, maka plasenta yang pada awalnya memberikan oksigen kepada janin tidak akan lagi melakukan pekerjaannya. Dan tugas plasenta di gantikan langsung oleh paru-paru.

Bagaimana Bayi Tetap Hangat?

Lantas, bagaimana dengan bayi yang baru lahir dari kondisi yang sangat hangat di dalam rahim, yang memiliki suhu 37 derajat celcius, bisa dengan cepat menyesuaikan diri pada ruangan tempat kelahirannya yang rata-rata memiliki suhu 22 derajat? Pada momen ini, tiroid akan memainkan perannya di sini. Ketika si kecil berhasil lahir ke dunia ini, ia memiliki kadar tiroid yang sangatlah tinggi. Dan kondisi seperti ini biasanya di sebabkan oleh kondisi di luar rahim yang tiba-tingga menjadi dingin bagi si kecil dan meningkatkan adrenalinya. Terjadinya peningkatan kadar tiroid ini mampu menghasilkan panas yang muncul dari lemak yang memiliki nama “cokelat” yang memang mampu membantu si kecil yang baru lahir untuk mengatur temperature suhu tubuhnya ketika ia baru keluar dari janin.

Apakah Bayi Merasakan Sakit?

Untuk saat ini para ahli mengetahui bahwa bayi akan merasakan sakit ketika proses kelahiran bayi. Namun diantara para ahli tersebut masih berdebat mengenai persoalan yang satu ini. Mungkin bayi akan merasakan sakit ketika ia melewati jalur persalinan, akan tetapi tidak ada yang mengetahui dengan pasti mengenai hal yang satu ini.

Apakah Bayi Bisa Mendengar dan Melihat?

Sama halnya untuk menentukan rasa sakit yang di alami bayi yang baru lahir, para ahli juga belum meyakini pasti seberapa banyak hal yang bisa di lihat oleh si kecil atau seberapa banyak pula suara yang bisa di dengarkan oleh si kecil yang baru lahir. Namun untuk hal yang satu ini, sudah ada beberapa diantaranya yang melakukan penelitian yang menyatakan bawha bayi yang baru lahir telah memiliki kemampuan auditori sebelum dia terlahir ke dunia.

Bagaimana Bayi Bergerak Saat Proses Kelahiran?

  1. Ketika proses persalinan, si kecil akan melakukan hal yang terbaik guna mendorong proses persalinanya terus berjalan.
  2. Kepala bayi akan terus menekan jalur kelahiran guna memulai pembesaran serviks.
  3. Biasanya bayi yang ada di dalam kandungan akan melipat tubuhnya dan berputar untuk mencari jalan yang paling mudah untuk ia keluar dari dalam janin.
  4. Ketika bagian terbesar dari anggota tubuh si kecil sudah keluar, yaitu kepala, maka proses melahirkan bayi setelahnya akan berjalan dengan lebih cepat dan mudah.

Dan itu beberapa bagian proses melahirkan bayi yang harus bunda ketahui dan pahami. Perlu bunda ketahui, bahwa bayi yang ada di dalam kandungan juga memiliki peranan yang berarti ketika proses perslinan.

Related Posts

Share This