Posisi Tidur Yang Aman dan Nyaman Pada Waktu Hamil

Pengaruh hormonal pada waktu hamil akan menyebabkan perubahan pada psikis dan fisik ibu hamil. Kondisi perut yang semakin membesar seiring dengan perkembangan janin biasanya membuat ibu hamil mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satunya yaitu kebingungan dalam menentukan posisi pada waktu tidur. Pada periode awal kehamilan (trimester pertama), ibu hamil mungkin masih bisa tidur dengan berbagai macam posisi karena kondisi kandungan yang belum membesar. Akan tetapi ketika mulai memasuki tahap kedua kehamilan (trimester kedua), biasanya ibu hamil akan mulai merasa kebingungan dan tidak nyaman dengan posisi tidur.

Pada dasarnya bagian tubuh pada wanita terutama rahim diciptakan oleh Tuhan Yang Maha kuasa dengan struktur yang unik dan kuat sehingga akan memberikan perlindungan pada janin. Oleh karena itu, ibu hamil tidak perlu merasa takut dan khawatir terhadap keselamatan janin atau kenyamanan janin di dalam kandungan pada waktu tidur.

Posisi Tidur Yang Aman dan Nyaman Pada Waktu Hamil

Janin di dalam kandungan memiliki ruang khusus untuk bergerak karena posisinya mengapung di dalam cairan ketuban sehingga janin tidak akan pernah merasa tidak nyaman. Akan tetapi meskipun seperti itu ibu hamil harus tetap memperhatikan posisi tidur yang baik supaya memberikan rasa aman dan nyaman. Posisi tidur pada dasarnya akan berdampak terhadap kesehatan ibu hamil karena posisi tidur yang benar akan menciptakan tidur yang berkualitas.

Posisi Tidur Bagi Ibu Hamil

Posisi tidur tengkurap

Posisi tengkurap merupakan salah satu posisi tidur yang cukup aman bagi ibu hamil. Akan tetapi posisi ini biasanya akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman setelah melewati usia kehamilan periode pertama. Hal ini karena payudara ibu hamil yang membesar dan lebih sensitif. Selain itu, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan dan kondisi perut yang semakin membesar biasanya akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dengan posisi tidur ini.

Posisi tidur terlentang

Posisi tidur terlentang dianjurkan bagi ibu hamil ketika usia kehamilan masih dibawah 16 minggu. Setelah usia kehamilan mencapai 16 minggu posisi tidur terlentang tidak diperbolehkan bagi ibu hamil. Posisi tidur terlentang ketika usia kehamilan sudah semakin membesar akan menyebabkan rahim menekan pembuluh aorta dan pembuluh vena pada bagian tulang belakang sehingga hal ini akan mengakibatkan aliran darah dari ibu ke janin berkurang.

Tidur dengan posisi terlentang pada waktu kehamilan trimester kedua dan ketiga sangat beresiko terjadinya gangguan pernapasan, pencernaan serta terhambatnya sirkulasi darah. Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi sangat tidak dianjurkan untuk tidur dengan posisi terlentang.

Posisi tidur miring

Posisi tidur yang baik bagi ibu hamil yaitu menggunakan posisi miring. Tidur menggunakan posisi ini akan membantu melancarkan sirkulasi darah dari ibu hamil meunuju ke janin. Tidur dengan posisi miring sangat dianjurkan bagi ibu hamil ketika kehamilan sudah memasuki usia lebih dari 16 minggu atau usia kehamilan sudah memasuki tahap kedua (trimester kedua).

Posisi tidur pada waktu hamil bisa disesuaikan dengan usia kehamilan dan rasa nyaman dari ibu hamil. Posisi tidur yang aman dan nyaman akan menciptakan suasana tidur yang berkualitas sehingga akan berdampak posistif bagi kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin di dalam kandungan. Supaya Anda tidak ragu untuk menentukan posisi tidur pada waktu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Related Posts

Share This