Permasalahan Seputar Gangguan Buang Air Besar Pada Bayi

Permasalahan susah buang air besar atau sembelit sering terjadi pada bayi. Hal ini tentunya akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan menjadi kolik (menangis terus). Sembelit pada bayi ditandai dengan feses bayi yang tidak seperti biasanya, yaitu feses menjadi keras sehingga bayi kesulitan untuk buang air besar sampai berhari-hari. Bayi bisa di katakan sembelit apabila tidak buang air besar selama lebih dari tiga hari berturut-turut. Akibat sembelit ini bayi akan kehilangan nafsu makan karena perutnya merasa penuh dan kembung.

Permasalahan Seputar Gangguan Buang Air Besar Pada Bayi

Sembelit pada bayi tidak hanya akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan kesakitan, akan tetapi sembelit juga akan memicu masalah pencernaan lainnya apabila tidak segera dilakukan penanganan yang benar. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah sembelit pada bayi adalah dengan mengetahui penyebab dari sembelit tersebut. Apabila penyebabnya sudah diketahui maka akan sangat mudah untuk mengatasi terjadinya sembelit pada bayi.

Penyebab Sembelit Pada Bayi

  • Pengaruh susu formula

Bayi yang diberi susu formula dan tidak mendapatkan ASI akan lebih cenderung terkena masalah pencernaan. Hal ini di sebabkan oleh lemak dan protein yang terkandung dalam susu formula memiliki kandungan protein yang tidak seimbang dan tingginya kandungan posfor serta kalsium yang membuat penyerapan cairan oleh dinding usus menjadi terhambat.

Kandungan ASI lebih baik daripada susu formula karena di dalam ASI terdapat banyak bakteri baik yang akan membantu dalam mengurai protein dan membantu melancarkan pencernaan bayi. Selain itu, di dalam ASI juga terdapat hormone motilin  yang berguna untuk membantu pergerakan usus dan melancarkan pencernaan bayi.

  • Sistem pencernaan bayi yang belum sempurna

Permasalahan sulit buang air besar pada bayi bisa disebabkan oleh pemberian makanan pendamping ASI sebelum waktunya. Bayi yang berusia dibawah 6 bulan memiliki fungsi sistem pencernaan yang masih belum sempurna. Sehingga apabila diberikan makanan padat akan mengalami gangguan susah buang air besar atau sembelit karena usus bayi belum terbiasa untuk mencerna makanan.  Selama 6 bulan bayi lebih baik di beri ASI secara ekslusif supaya tidak terjadi gangguan pada sistem pencernaannya.

  • Bayi kekurangan cairan

Penyebab lain dari sembelit pada bayi dalah kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh bayi. Pemberian susu formula akan membatasi bayi dalam mendapatkan asupan cairan untuk tubuhnya sehingga bisa berpotensi dalam menyebabkan sembelit. Bayi yang mendapat ASI tidak akan kekurangan cairan untuk tubuhnya sebab ASI akan mampu memenuhi kebutuhan cairan yang dibutuhkan oleh bayi. Selain itu, bayi yang mulai diberi makanan pendampin ASI juga harus diberi cairan yang cukup supaya tidak terjadi maslah dalam pencernaannya. Pemberian air mineral yang berimbang dengan asupan makanan yang diberikan akan menghindarkan bayi dari sembelit.

  • Adanya penyakit tertentu

Salah satu gangguan yang berpengaruh pada pencernaan bayi yaitu hirschsprung yang merupakan gangguan pada syaraf pada usus besar sehingga mengakibatkan gerakan usus besar menjadi terganggu. Selain itu, yang menyebabkan bayi susah buang air besar adalah adanya luka pada anus, alergi terhadap makanan dan gangguan metabolisme lainnya.

Mengatasi Sembelit Pada Bayi

Perhatikan pemberian susu formula. Apabila Anda memberikan susu formula pada bayi sebaiknya perhatikan anjuran dan takarannya serta usahakan agar tidak terlalu kental. Selain itu, pilihlah produk susu formula yang benar-benar cocok untuk bayi Anda.

Lakukan pijatan lembut pada perut bayi. ketika bayi Anda tidak buang air besar seharian, maka lakukanlah pemijatan halus pada perut bayi dengan menggunakan minyak khusus bayi. Pijatan dapat dilakukan dari mulai tali pusar menuju kea rah luar dengan gerakan yang melingkar serah jarum jam.

Pemberian ASI secara ekslusif. Untuk mencegah bayi Anda agar tidak mengalami gangguan pencernaan sebaiknya jangan hentikan pemberian ASI. Lakukanlah pemberian ASI secara ekslusif selama 6 bulan sehingga akan memperkecil bayi terkena gangguan pencernaan.

Lakukan gerakan ringan pada kaki bayi. Mencegah sembelit pada bayi juga bisa Anda lakukan dengan menggerakan kaki bayi. Pertama-tama baringkan bayi kemudian pegang kedua pergelangan kakinya dan lakukan gerakan perlahan dengan lembut seperti gerakan mengayuh sepeda. Hal ini akan berguna untuk merangsang usus besar bayi dalam mengeluarkan kotoran.

Mencukupi kebutuhan serat. Bayi yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI bisa diberikan makanan yang mengandung serat. Anda bisa memberikan sayuran yang dihaluskan atau di jus untuk bayi supaya membantu melancarkan pencernaannya.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517