Peran Penting Orangtua Dalam Memberikan Motivasi Untuk Anak Supaya Rajin Belajar

Setiap orangtua pastinya mengharapkan seorang anak yang cerdas. Kecerdasan anak tidak begitu saja bisa diperoleh dengan cara yang instan, akan tetapi harus melalui tahapan belajar. Dalam hal ini seringkali para orangtua menghadapi berbagai kendala seperti anak yang malas untuk belajar. Setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda tidak boleh memaksakan kehendak anak dalam hal belajar. Paksaan bisa berdampak terhadap psikis anak sehingga anak bisa menjadi berontak dan pelajaran yang diajarkan tidak akan bisa di terima oleh anak.

Peran Penting Orangtua Dalam Memberikan Motivasi Untuk Anak Supaya Rajin Belajar

Untuk mengatasi permasalahan anak yang malas belajar, Anda bisa melakukan berbagai cara tanpa harus memaksakan kehendak anak. Salah satunya yaitu dengan memberikan motivasi terhadap anak. Cara memberikan motivasi untuk anak mungkin berbeda-beda tergantung pola asuh dan pola ajar dari setiap orangtua.

Berikut Ini Cara Memberikan Motivasi Untuk Anak Supaya Mau Belajar

Menghargai prestasi anak

Supaya anak lebih bersemangat dalam belajar, cobalah Anda memberikan penghargaan untuk setiap prestasi yang di raih oleh anak. Cara tersebut bertujuan untuk memberikan stimulus pada anak supaya lebih terpacu dan bersemangat dalam belajar. Penghargaan yang diberikan bisa dimulai dari hal yang kecil seperti memberikan pujian pada anak ketika mendapat nilai bagus atau melakukan sesuatu yang baik.

Pujian mungkin terlihat sepele akan tetapi sebuah pujian akan membuat seorang anak merasa lebih dihargai atas apa yang telah dilakukannya. Selanjutnya penghargaan tersebut bisa Anda tingkatkan secara bertahap supaya anak akan semakin rajin dan terbiasa untuk belajar. Anak-anak yang merasa di hargai, akan lebih terpacu dan termotivasi untuk lebih giat lagi dalam belajar dan mencapai sesuatu yang lebih baik lagi.

Memahami karakter anak

Cara lain yang bisa dilakukan untuk memberikan motivasi pada anak yaitu mengenali karakter anak. Hal ini bertujuan untuk menetukan cara dalam memberikan motivasi. Ketika Anda sudah mengetahui karakter dan gaya belajar dari anak, maka akan memudahkan Anda untuk memberikan motivasi dan stimulus bagi anak. Selain itu, Anda juga bisa membantu anak dalam memahami suatu pelajaran sehingga anak akan termotivasi untuk memecahkan permasalahan tersebut. Memahami karakter anak akan sangat berguna supaya anak tidak merasa terpaksa dan tertekan untuk belajar.

Suasana yang menyenangkan pada waktu belajar

Anak-anak biasanya akan mudah merasa bosan ketika belajar. Fokus anak untuk belajar biasanya hanya berlangsung sekitar 15-20 menit. Setelah itu anak-anak akan merasa bosan dan jenuh. Oleh karena itu, dalam hal ini Anda di tuntut untuk lebih kreatif dan menciptakan suasana belajar yan variatif serta menyenangkan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan yaitu melibatkan permainan dalam proses belajar anak. Contohnya memberikan pelajaran dengan metode gambar yang berwarna-warni. Cara ini akan menarik minat anak dan membuat anak lebih bersemangat serta tidak akan merasa jenuh sehingga anak akan lebih termotivasi untuk belajar.

Memberikan contoh yang baik bagi anak

Supaya anak lebih termotivasi untuk belajar, Anda sebagai orangtua harus memberikan contoh yang baik pada anak. Salah satunya yaitu ketika anak belajar, Anda jangan mengganggu konsentrasi anak dengan menyalakan TV atau makan di depan anak. Anda sebaiknya melakukan aktivitas yang membuat anak termotivasi seperti mendampingi anak belajar atau membaca buku. Kegiatan tersebut bisa menjadi salah satu stimulus bagi anak.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517