Penyebab Pria Menjadi Tidak Subur

Infertilitas Pada Pria

Infertilitas (ketidaksuburan) tidak terjadi pada wanita saja, pria juga bisa mengalami hal tersebut, banyak faktor yang bisa menyebabkan seorang pria menjadi tidak subur atau untuk bisa menghasilkan kualitas sperma yang baik. Penyebab yang paling sering terjadi adalah gangguan pada sperma yang disebut dengan azoospermia. Azoospermia merupakan sebuah kelainan yang terjadi pada sperma, sehingga sperma tidak mempunyai spermatozoa dan dapat dikatakan bahwa sperma yang keluar pada saat orgasme merupakan sperma yang mati dan tidak dapat membuahi sel telur.

Infertilitas Pada Pria

Ada dua hal yang mungkin menyebabkan terjadinya azoospermia, pertama terjadinya kerusakan pada testis yang merupakan tempat (pabrik) sel spermatozoa, kemudian yang kedua terjadinya penyumbatan pada saluran keluarnya sperma (azoospermia obstruktif), keadaan ini menunjukan testis masih bisa memproduksi sperma, namun karena saluran tersebut tersumbat, maka sperma tidak dapat keluar pada saat orgasme.

Penyebab Pria Menjadi Tidak Subur (Infertilitas)

Varikokel

Varikokel merupakan suatu keadaan pembesaran yang terjadi secara abnormal pada pembuluh darah vena atau terjadi pembentukan pembuluh varises didalam kantong testis (skrotum) pada alat kelamin pria. Hal ini terjadi akibat kurangnya katup pada saluran tersebut. Varikokel bisa menyebabkan infertilitas karena menyebabkan testis kekurangan oksigen pada pembentukan spermatogenesis sehingga mematikan sel-sel yang mempunyai peranan penting dalam pembuatan spermatogenesis, akibatnya sel sperma tidak terbentuk. Selain itu suhu pada daerah itu menjadi panas sehingga berpengaruh sekali pada pembentukan sperma ataupun kualitas dari sperma.

Ejakulasi Retrograde

Ejakulasi retrograde adalah suatu kondisi yang ditandai dengan air mani yang berbalik arah atau aliran balik kedalam kandung kemih sehingga tidak ada air mani yang keluar melalui penis. Hal ini tentunya menyebabkan tidak adanya sperma yang akan membuahi sel telur wanita.

Penyakit Pada Testis

Terjadinya penyakit serius pada testis atau tidak adanya vas deferens di bagian kiri dan kanan sehingga tidak terbentuk sperma sama sekali.

Infertilitas Imunologi

Infertilitas imunologi bisa disebabkan karena terjadinya infeksi setelah pembedahan. Hal ini dipicu oleh respon imun seseorang terhadap spermanya yang mengakibatkan antibodi tubuh akan menghambat fungsi serta gerakan normal dari sperma.

Pengaruh Hormon

Ketika hormon hipofisis yang bertugas merangsang pembentukan sperma pada testis kadarnya sangat rendah maka kualitas sperma yang dihasilkan akan buruk.

Paparan Radiasi

Terpapar radiasi dari telepon seluler ataupun laptop lama kelamaan akan menyebabkan seorang pria menjadi infertilitas atau tidak subur karena paparan radiasi dari benda tersebut dapat menyebabkan jumlah sperma terus menurun.

Gaya Hidup dan Obat-obatan

Gaya hidup dan konsumsi obat-obatan juga sangat berpengaruh pada tingkat kesuburan seorang pria. Kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol ataupun merokok dapat menyebabkan kualitas dan kuantitas sperma menjadi sangat buruk serta mengganggu kemampuan sperma untuk berenang. Selain itu juga, konsumsi obat-obatan yang terus menerus tanpa resep dokter akan memperlambat dan menghambat proses produksi sperma.

Infertilitas memang tidak berpengaruh terhadap fisik, namun hal ini sangat berdampak pada keharmonisan pasangan suami isteri. Sehingga apabila tidak segera ditangani lebih dini akan berakibat seseorang menjadi stress bahkan bisa terjadi keretakan dalam rumah tangga. Untuk itu membiasakan pola hidup sehat sangat dianjurkan untuk mengcegah terjadinya infertilitas, serta lakukan konsultasi dengan dokter ahli untuk pencegahan.

Related Posts

Add Comment

Share This