Penyebab Janin Sungsang dan Cara Mengatasinya

Semua orang tentunya mengharapkan kehamilan yang sehat dan proses persalinan berjalan lancar. Namun terkadang hal tersebut tidak seperti yang diinginkan. Pada beberapa kasus ada yang mengalami kejadian janin sungsang sehingga sangat beresiko untuk dilakukan persalinan secara normal.

Kehamilan atau persalinan sungsang merupakan suatu kondisi abnormal pada janin. Dalam artian posisi janin di dalam rahim tidak seperti kondisi yang seharusnya. Kondisi janin normal pada umumnya yaitu letak kepala berada di bawah ketika mendekati proses persalinan. Berbeda halnya dengan janin sungsang dimana letak kepala berada diatas atau janin berada pada posisi seperti berdiri sehingga kondisi tersebut berbahaya bagi keselamatan sang ibu atau janin tersebut.

Beberapa Penyebab Kehamilan Sungsang

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan posisi janin sungsang menjelang persalinan. Apa saja penyebabnya? Berikut penjelasannya!

  • Letak plasenta

Salah satu penyebab kehamilan sungsang yaitu letak plasenta. Apabila letak plasenta menutupi rongga panggul maka bisa menghalangi kepala janin untuk masuk kearah jalan lahir.

  • Terlilit tali pusar

Apabila janin terlilit tali pusar maka kemungkinan si janin tidak memiliki kemampuan untuk berputar menjelang persalinan.

  • Air ketuban

Jumlah air ketuban yang terlalu banyak akan membuat janin labil di dalam kandungan sehingga posisinya lebih mudah berubah-ubah. Selain itu, jika air ketuban janin terlalu sedikit maka kemungkinan janin akan kesulitan untuk berputar.

  • Hamil kembar

Kehamilan kembar sangat beresiko menyebabkan bayi sungsang. Hal ini karena kondisi didalam rahim sempit sehingga bayi kesulitan untuk berputar menjelang proses persalinan.

  • Tumor di dalam rahim

Adanya gangguan kesehatan di rahim seperti tumor jinak (miom) sangat beresiko menyebabkan bayi sungsang. Kondisi tersebut akan menyebabkan bayi kesulitan untuk berputar dan bergerak.

  • Panggul sempit

Kondisi panggul yang sempit akan menghambat kepala janin untuk masuk ke posisi lahir normal. Sehingga ketika bayi hendak berputar dan bergerak maka akan terhambat.

Cara Mengatasi Kehamilan Sungsang

Kehamilan sungsang masih bisa ditangani jika terdeteksi sebelum waktu persalinan tiba. Hal ini bagi Anda yang masih mengharapkan persalinan secara normal. Caranya yaitu dengan mengubah posisi janin supaya kembali normal. Tindakan ini harus dilakukan oleh dokter ahli dan biasanya menggunakan metode external chepalic version (ECV).

Prosedur menggunakan metode tersebut dinilai sangat aman dan tingkat keberhasilannya mencapai 50%. Sedangkan jika posisi bayi melintang maka tingkat keberhasilannya yaitu 90%. Walaupun metode ini akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, namun metode ini akan membuat persalinan menjadi lancar dan normal kembali.

Metode ECV tidak bisa dilakukan pada ibu hamil dengan kehamilan bayi kembar. Selain itu, metode ini tidak bisa dilakukan pada ibu hamil dengan cairan ketuban sedikit karena terlalu beresiko. Terlebih lagi bagi ibu hamil yang memiliki riwayat operasi caesar dan plasenta prevaria.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517