Penyebab Bayi Muntah Setelah Makan

Pada tahap awal pemberian MPASI, mungkin si kecil akan melakukan penolakan karena belum bisa beradaptasi dengan makanan baru. Terkadang dalam beberapa kasus, bayi mengalami muntah setelah mendapatkan asupan makanan. Kondisi bayi muntah muntah tentunya membuat Anda khawatir dan bahkan kebingungan.

Penyebab muntah muntah pada bayi bisa karena beberapa hal seperti virus dan bakteri yang masuk melalui makanan. Makanan yang tidak higienis bisa menyebabkan gangguan di dalam sistem pencernaan si kecil. Hal ini terkait dengan sistem imun si kecil yang belum sepenuhnya berfungsi sempurna.

Membedakan muntah dan gumoh memang susah karena keduanya hampir memiliki persamaan. Gumoh merupakan pergerakan balik isi lambung namun yang dikeluarkan hanya berupa cairan saja. Sedangkan muntah yaitu keluarnya isi lambung berupa makanan dan cairan dan bahkan menyembur.

Penyebab balita sering muntah memiliki beberapa kemungkinan, salah satunya yaitu kondisi kesehatan si kecil sedang terganggu. Selain itu, muntah bisa diakibatkan oleh infeksi virus dan bakteri di saluran pencernaan dan adanya penyakit tertentu.

Muntah bisa menjadi indikasi bahwa si kecil mengalami suatu penyakit. Kondisi tersebut terjadi jika si kecil muntah hingga menyembur dan muntahan tersebut berwarna kehijauan. Hal ini perlu mendapatkan penanganan yang tepat dari medis untuk mencegah kemungkinan yang lebih buruk terjadi pada bayi Anda.

Setelah mendapatkan asupan makanan, bisa saja bayi Anda hanya gumoh bukan muntah. Karena seringkali yang keluar hanya berupa cairan saja. Faktor penyebabnya bisa karena kekenyangan ataupun si kecil masih kesulitan untuk menelan makanan.

Kondisi bayi yang sering muntah setelah makan sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan oleh dokter ahli. Hal ini untuk mencegah kemungkinanĀ  yang lebih parah terjadi pada bayi Anda. Jika dibiarkan maka sangat beresiko terhadap tumbuh kembangnya sebab penyerapan nutrisi dari makanan tidak akan berjalan optimal.

Pemeriksaan oleh medis juga sangat penting dalam mengetahui kemungkinan si kecil keracunan makanan. Jika dibiarkan maka dikhawatirkan akan menyebabkan penyakit tukak lambung. Perlu Anda ketahui bahwa keracunan makanan bisa bisa memicu granitis atau tukak lambung.

Pada dasarnya tidak ada cara khusus untuk menghentikan muntah pada bayi. Namun dalam hal ini Anda bisa mencegah untuk meminimalkan kejadian tersebut dengan cara mengontrol asupan makanan. Perut bayi yang masih kecil sebaiknya tidak terlalu banyak diberikan asupan makanan.

Asupan makanan yang berlebihan akan memicu refluks sehingga makanan dan cairan dari perut bisa keluar lagi. Dalam mencegah muntah berulang pada bayi sebaiknya berikan makanan dalam porsi sedikit namun jadwal merapat.

Anda tidak perlu panik dan khawatir karena muntah yang dialami oleh si kecil secara perlahan akan hilang dan kondisinya semakin membaik seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Jika muntah terjadi secara berulang dengan kondisi yang emngkhawatirkan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517