Penyakit Ibu Hamil Yang Beresiko Menular Pada Janin

Kesehatan janin selama di dalam kandungan sangat bergantung pada kesehatan ibunya. Oleh sebab itu, sangat disarankan ketika hamil untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi supaya kebutuhan janin terpenuhi dan menjaga kesehatan ibu hamil. Selain itu, selama hamil Anda perlu mewaspadai beberapa penyakit yang bisa menular dan berbahaya bagi perkembangan janin.

Penyakit Ibu Hamil Yang Beresiko Menular Ke Janin

Ada Beberapa Jenis Penyakit Yang Bisa Menular Dan Beresiko Membahayakan Perkembangan Janin Selama Masa Kehamilan

Penyakit Hepatitis

Penyakit hepatitis merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang bisa menular dan membahayakan janin. Hepatitis B diakibatkan oleh infeksi virus yang menyerang organ dalam yaitu hati. Gejala yang ditimbulkan yaitu berupa mual, demam, nyeri sendi dan terjadinya pembengkakan pada bagian perut sebelah kanan. Selain itu terjadi paerubahan warna kulit menjadi agak kekuning-kuningan. Apabila ibu hamil menderita penyakit ini maka akan berpotensi menular pada jani yang sedang dikandung.

Penyakit HIV/AIDS

Jenis penyakit menular yang berbahaya selanjutnya yaitu penyakit AIDS. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi virus HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh (sistem imun). Ibu hamil yang terserang penyakit ini akan mengalami gejala berupa terjadinya penurunan imunitas tubuh yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit lain seperti infeksi pencernaan dan kanker. AIDS perlu diwaspadai oleh ibu hamil karena sangat beresiko sekali menular pada janin apabila ibu hamil menderita penyakit ini.

Penyakit AIDS bisa menular kepada janin melalui beberapa cara diantaranya melalui aliran darah ibu dan janin selama masa kehamilan, kontak langsung dengan darah ketika proses persalinan dan melalui ASI ketika menyusui. Penyakit ini harus benar-benar dihindari dan dicegah oleh ibu hamil sebab apabila sudah menginfeksi bayi maka kecil kemungkinan bayi bisa bertahan hidup karena sistem kekebalan tubuh bayi masih sangat lemah.

Penyakit syphilis

Penyakit menular yang satu ini terjadi akibat dari kebiasaan buruk dalam hubungan seksual. Biasanya penyakit syphilis ditularkan melalui hubungan seksual yang sering bergunta-ganti pasangan. Selain membahayakan kesehatan ibu hamil, penyakit syphilis juga akan mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan. Penularan syphilis dapat terjadi melalui aliran darah dari ibu hamil ke janin. Kondisi janin yang tertular penyakit ini akan mengalami berat badan yang kurang dan tidak normal ketika lahir. Kondisi terparah dari infeksi penyakit ini adalah dapat mengakibatkan kematian janin ketika masih di dalam kandungan.

Penyakit Tuberkulosis (TBC)

Penyakit TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran pernapasan. Penyakit ini bisa menular pada janin melalui plasenta ketika di dalam rahim. Selain itu, penularan TBC juga bisa terjadi pada waktu melahirkan akibat dari janin menghirup atau menelan cairan yang terinfeksi bakteri TBC tersebut.

Penyakit herpes simplex

Herpes simplex merupakan salah satu jenis penyakit kelamin yang bisa menular kepada bayi ketika proses persalinan. Penyakit ini bisa menyerang dan menginfeksi alat kelamin, kulit dan mulut bayi. Herpes simplex dapat mengakibatkan kelumpuhan otak (cerebral palsy) dan kebutaan pada bayi.

Menjaga kebersihan dan kesehatan selama masa kehamilan sangat penting supaya perkembangan janin dan kondisi kesehatannya tidak akan terganggu. Selama masa kehamilan sebaiknya rutin memeriksakan kondisi kandungan ke dokter supaya perkembangannya bisa terpantau dan apabila ada kelainan bisa ditangani sejak dini sehingga tidak akan berakibat lebih parah.

Related Posts

Share This