Penyakit Asma Pada Bayi dan Anak

Pada dasarnya sistem kekebalan tubuh bayi belum berfungsi secara sempurna. Kondisi tersebut membuat si kecil lebih mudah terserang penyakit. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa menyerang bayi yaitu penyakit asma. Secara umum penyakit asma lebih dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan.

Bahaya penyakit asma pada anak lebih besar bila dibandingkan dengan orang dewasa. Jika penyakit ini menginfeksi bayi dan anak-anak maka sangat dikhawatirkan akan menyebabkan dampak buruk terhadap perkembangan fisik si kecil.

Penyakit asma anak merupakan peradangan kronis yang terjadi pada bagian bronkiolus (tabung pernapasan kecil) dalam paru-paru bayi. Gejala penyakit asma bisa dideteksi sejak dini yaitu pada usia anak 3 tahun. Gejala awal penyakit asma yaitu sesak nafas yamng disertai dengan demam. Di sisi lain gejala asma ditandai dengan penyakit eksim.

Adapun beberapa faktor yang memicu penyakit asma semakin berkembang pada anak yaitu diantaranya sebagai berikut:

  1. Kebiasaan merokok yang dilakukan oleh sang ibu sebelum kehamilan ataupun setelah bayi lahir. Asap rokok akan memperparah dan meningkatkan resiko penyakit tersebut.
  2. Bayi atau anak-anak yang sering terpapar asap rokok, baik itu dari sang ayah ataupun orang-orang yang merokok di dekat mereka.
  3. Bayi yang terlahir prematur atau berat badan rendah.
  4. Kondisi ruangan yang lembab sehingga memicu tumbuhnya jamur dan bakteri berbahaya.
  5. Anak-anak yang memiliki riwayat penyakit eksim ataupun alergi terhadap suatu makanan tertentu.
  6. Asma pada anak juga bisa diakibatkan oleh faktor genetic atau riwayat dari salah satu anggota keluarga.

Penyakit asma merupakan gangguan kesehatan yang bersifat jangka panjang sehingga membutuhkan penanganan yang benar oleh medis. Gejala-gejala asma yang biasa terjadi pada anak yaitu sebagai berikut:

  • Batuk yang tak kunjung sembuh.
  • Anak mengalami kesulitan dalam bernafas.
  • Tarikan nafas cenderung lebih cepat dan pendek.
  • Sering merasakan sesak di dada.
  • Anak yang terkena asma cenderung terlihat lemas dalam beraktivitas.
  • Terkena penyakit bronkitis yang tak kunjung sembuh.

Penting sekali bagi Anda untuk mengetahui cara mencegah atau menangani penyakit asma pada bayi dan anak-anak. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Jika bayi sudah mendapatkan makanan pendamping ASI maka Anda bisa memberikan asupan makanan bergizi seperti buah-buahan dan sayuran. Secara umum buah dan sayur mengandung vitamin serta mineral yang berguna sebagai antioksidan dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
  • Hindarkan barang-barang yang mengandung bahan kimia dari jangkauan anak karena bisa menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.
  • Anda harus memastikan bahwa si kecil tidak memiliki alergi ataupun intoleransi terhadap laktosa.

Nah, itulah sekilas tentang penyakit asma pada bayi dan anak-anak. Jika kondisi si kecil sudah terkena penyakit tersebut sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Related Posts

Share This