Penting Untuk Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Stres Pada Bayi

Perasaan stres tidak hanya dialamai oleh orang dewasa saja, akan tetapi bayi juga bisa mengalami yang namanya stres. Hanya saja stres pada bayi jelas berbeda dengan stres pada orang dewasa. Biasanya stres pada bayi diakibatkan karena bayi kurang nyaman atau merasa bosan. Banyak orangtua yang tidak menyadari dan tidak bisa mendeteksi akan hal tersebut karena bayi belum bisa mengatakan apa yang di inginkannya. Tanda yang ditunjukan oleh bayi ketika merasa stres yaitu bayi menjadi lebih rewel dan menangis terus.

Penyebab stres pada bayi

Penyebab Stres Pada Bayi

Kebutuhan bayi tidak terpenuhi. Ketika kebutuhan dasar seperti makan atau minum tidak terpenuhi maka bayi akan merasa stres. Rasa lapar dan haus akan membuat bayi menjadi rewel dan menangis terus. Selain itu, kurangnya perhatian orangtua terhadap bayi juga akan mengakibatkan bayi merasa kesepian sehingga hal ini memicu bayi menjadi stres.

Bayi merasa tidak nyaman atau sakit. Perasaan tidak nyaman atau sakit yang dialami oleh bayi mungkin tidak bisa diutarakan kepada orangtuanya melalui percakapan. Bayi biasanya akan menangis sebagai tanda kalau dia merasa tidak nyaman dengan rasa sakit yang ada pada tubuhnya. Apabila orangtua tidak menyadari isyarat bayi tersebut maka hal ini akan mengakibatkan stres pada bayi.

Berganti-ganti cara pengasuhan. Bayi akan menjadi stres ketika pengasuh berganti-ganti dalam waktu yang relatif singkat. Beda pengasuh pastinya beda cara dan teknik pengasuhannya. Hal ini tentunya akan membuat bayi stres dan merasa tidak nyaman sehingga bayi akan rewel terus sebagai tanda kalau dia stres.

Tempat tinggal yang tidak menetap. Lingkungan tempat tinggal juga akan berpengaruh pada cara pengasuhan bayi. Ketika Anda sering berpindah-pindah rumah maka hal ini akan mengakibatkan bayi merasa tidak punya tempat yang aman dan nyaman sehingga hal tersebut bisa memicu stres pada bayi.

Akibat ibu yang stres. Perasaan seorang ibu yang sedang stres bisa menular pada bayi. Stres tersebut akan menular pada bayi karena bayi akan merasakan sentuhan yang tidak nyaman atau nada suara ibunya yang berbeda dari biasanya.

Permasalahan rumah tangga. Bayi akan merasakan kondisi disekitarnya. Ketika ada keributan yang ditimbulkan oleh pertengkaran orangtuanya maka bayi akan merasakan hal tersebut sehingga bayi akan merasa tidak nyaman dan merasa ada tekanan. Hal ini tentunya akan membuat bayi terkena stres.

Beda perlakuan. Stres pada bayi juga bisa diakibatkan oleh pengasuhan yang berganti-ganti. Biasanya hal ini akan terjadi pada bayi yang tidak diasuh oleh orangtuanya melainkan oleh pengasuh. Cara pengasuhan berbeda dan gunta-ganti pengasuh akan menimbulkan perasaan tidak nyaman pada bayi dan perasaan bayi akan tertekan sehingga hal ini sangat memicu terjadinya stres pada bayi.

Gejala stres pada bayi

Bayi gampang rewel dan sering menangis. Salah satu tanda yang akan ditunjukan oleh bayi yang sedang stres adalah sering menangis dan semakin rewel. Bayi akan semakin lama menangis apabila merasa semakin stres dan tidak segera ditenangkan.

Perubahan fisik. Stres yang akan mengakibatkan bayi kehilangan nafsu makan sehingga hal ini akan berpengaruh pada fisik bayi dan bayi akan mengalami penurunan berat badan.

Bayi merasa gelisah. Tingkah laku bayi yang tidak tenang dan selalu gelisah bahkan ketika tidur merupakan salah satu pertanda kalau bayi sedang stres. Bahkan kadang pada malam hari bayi tidak bisa tidur nyenyak dan selalu menangis.

Bayi selalu murung. Bayi tidak lagi ceria dan tidak mau main seperti biasanya merupakan tanda kalau dia sedang stres dan merasa tidak nyaman. Selain itu, bayi tidak mau lepas dari gendongan ibunya.

Mengatasi stres pada bayi

Memenuhi kebutuhan dasarnya. Untuk mengatasi dan mencegah stres pada bayi bisa dilakukan dengan selalu memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makan minum yang cukup serta memberikan kasih sayang untuk bayi. hal ini akan membuat perasaan bayi menjadi tenang dan nyaman.

Menciptakan keadaan yang nyaman. Menciptakan keadaan rumah yang nyaman dan tenang serta tidak sering pindah rumah akan membuat bayi merasa aman dan nyaman sehingga tidak akan menimbulkan stres.

Jangan berganti-ganti pengasuh. Apabila Anda wanita sibuk dan tidak bisa mengasuh bayi setiap saat, usahakan memilih satu pengasuh dan tidak berganti-ganti supaya bayi tidak mendapatkan cara pengasuhan yang berbeda.

Related Posts

Share This