Penting Untuk Mengetahui Gejala Demam Berdarah Pada Anak

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegepty. Pada saat nyamuk aedes aegepty menggigit maka virus dengue akan mengganggu sistem pembekuan darah sehingga menyebabkan kadar trombosit dalam darah menurun dan mengakibatkan pendarahan. Penyakit demam berdarah adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani. Akibat dari cuaca yang tidak menentu dan lingkungan yang kotor akan memicu pertumbuhan nyamuk aedes aegepty.

Demam berdarah bisa menjangkit anak-anak dan orang dewasa. Pada anak-anak, demam berdarah akan mudah menular karena sistem kekebalan tubuh anak masih belum sempurna sehingga infeksi virus dengue di dalam darah akan sangat cepat.  Gejala demam berdarah pada anak-anak terkadang tidak nampak dengan jelas sehingga sulit untuk membedakan antara gejala demam biasa dan demam berdarah.

Penting Untuk Mengetahui Gejala Demam Berdarah Pada Anak (2)

Gejala demam berdarah pada anak balita yang baru pertama kali terjangkit demam berdarah biasanya hanya menunjukan gejala ringan saja. Gejala tersebut biasanya muncul dalam kurun waktu 4 hari sampai 2 minggu setelah digigit nyamuk aedes aegepty. Selain itu, gejala demam berdarah pada anak biasanya berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Apabila tidak segera ditangani dengan benar, maka akan menyebabkan gejala lebih serius yang disebut dengue shock syndrome. Gejala tersebut akan mengakibatkan penderita mengalami shock berat dan bisa berujung pada kematian.

Gejala Umum Demam Berdarah Pada Anak

Anak demam. Salah satu gejala yang paling umum ketika anak terkena virus dengue yaitu demam tinggi. Pada beberapa kasus, anak yang terjangkit demam berdarah mengalami demam tinggi denagn suhu mencapai 40 derajat celcius. Selain itu, terkadang suhu tubuh anak berubah menjadi panas dingin sehingga anak terlihat mengigil. Setelah itu suhu tubuh anak akan turun seperti tanda-tanda akan sembuh, akan tetapi dalam beberapa saat kembali kambuh. Apabila anda mendapati gejala tersebut pada anak sebaiknya segera membawanya ke dokter supaya segera mendapat penanganan.

Anak mengalami mual. Anak yang mengalami demam berhari-hari akan mengalami mual, muntah dan bahkan sakit perut. Selain itu, nafsu makan anak juga akan berkurang sehingga hal ini akan berbahaya bagi perkembangannya.

Anak menderita sakit kepala. Gejala demam berdarah pada anak biasanya ditandai dengan sakit kepala yang tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari. Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya anak segera dibawa ke dokter supaya gejala demam berdarah bisa segera ditangani.

Kondisi tubuh anak mendadak lesu dan lemas. Anak yang terkena infeksi virus dengue akan mendadak lemas dan wajahnya akan terlihat pucat disertai rasa sakit di belakang mata.

Terjadi pendarahan. Infeksi virus dengue pada anak-anak bisa menyebabkan gejala pendarahan pada bagian hidung (mimisan) dan pada bagian gusi. Bahkan pada sebagian kasus, anak yang terkena demam berdarah akan muntah yang disertai darah. Pendarahan terjadi akibat dari kadar trombosit dalam darah anak sudah sangat rendah.

Muncul bintik-bintik merah pada sekujur tubuh anak yang diakibatkan oleh virus dengue yang menyerang sistem pembekuan darah di dalam tubuh.

Pencegahan demam berdarah bisa dilakukan dengan membiasakan hidup sehat dan menciptakan lingkungan sekitar rumah yang bersih. Lingkungan yang sehat akan meminimalisir pertumbuhan nyamuk aedes aegepty. Jangan membiarkan air tergenang karena tempat tersebut sangat disukai oleh nyamuk untuk berkembangbiak.

Related Posts

Share This