Penting Untuk Mengenali Perkembangan Emosi Pada Anak

Seiring dengan bertambahnya usia si kecil yang menginjak usia balita tentunya akan bertingkah lebih aktif dan menggemaskan. Perubahan perilaku tersebut terkadang membuat Anda merasa kebingungan. Secara umum pada usia balita, si kecil akan mengalami perkembangan dengan pesat. Disamping itu si kecil akan mengalami perkembangan emosi yang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lingkungan dan diri sendiri.

Pada usia tersebut terkadang orangtua disibukkan dengan tingkah laku yang tidak terduga dan berubah-ubah. Si kecil bisa tiba-tiba menangis, marah atau bahkan melemparkan sesuatu yang berada disekitarnya. Kondisi tersebut bisa dikategorikan sebagai perubahan emosi pada anak. Disamping itu, perubahan emosi akan mengalami tahapan yang berbeda sesuai dengan usia si kecil.

Emosi merupakan aspek dasar yang dimiliki oleh setiap manusia. Adanya emosi dalam diri setiap orang akan menjadi alat untuk mengukur dan menentukan kondisi, baik itu secara eksternal maupun internal. Menurut teori psikologi perkembangan bahwa pada usia dini merupakan tahap awal untuk mencapai sikap dan kepribadian seorang anak.

Kecerdasan emosi merupakan suatu hal yang erat kaitannya dengan kemampuan dari seorang anak untuk mengolah, mengenali dan mengontrol tingkat emosi untuk memberikan respon positif. Seorang anak dengan tingkat emosi yang stabil dan optimal maka hal ini akan berpengaruh terhadap kecerdasan emosi.

Tahapan Emosi Pada Balita

  • Usia Dibawah 6 Bulan

Usia dibawah 6 bulan merupakan waktu/periode seorang anak yang lekat dengan sang ibu. Hal ini sebagai salah satu cara untuk memperkuat ikatan batin anak dan orangtua. Pada usia tersebut, sikecil hanya memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan cara menangis dan tersenyum. Cara tersebut sebagai ungkapan keinginan dan rasa tidak nyaman yang sedang dirasakan oleh si kecil. Sebagai orangtua maka harus sigap untuk menanggapi reaksi emosi tersebut.

  • Usia 6 – 13 Bulan

Menginjak usia ini si kecil semakin terlihat menggemaskan dan perubahan perilakunya akan membuat kita terkagum. Dalam tahapan ini si kecil akan semakin mengembangkan setiap kemampuannya. Si kecil cenderung sudah memiliki kemampuan untuk mengeksplore emosinya sehingga sudah hampir bisa mengontrol emosi dan perilakunya.

  • Usia 2 – 3 Tahun

Si kecil sudah mulai bisa bersosialisasi. Nah, pada tahapan ini Anda sudah mulai bisa memberikan pelajaran dasar untuk membentuk perilaku baik pada anak. Salah satunya yaitu pengajaran moral dan norma agama. Selain itu, Anda juga bisa menekankan kedisiplinan pada anak.

  • Usia 3 – 5 Tahun

Dalam tahapan ini tentunya si kecil sudah bisa diajak untuk bekerjasama dan bisa diarahkan dengan mudah. Hal ini karena si kecil sudah mulai mengerti dengan apa yang Anda ucapkan. Pada usia lini peran Anda sangat penting untuk memberikan pola asuh yang positif. Disamping itu, pada tahap ini Anda harus bersabar untuk menghadapi ragam emosi si kecil seperti marah, bahagia dan kadang sedih.

Peran orangtua sangat penting dan membantu dalam setiap tahap perkembangan emosi anak. Pola asuh dan pendidikan yang baik akan membuat si kecil memiliki tingkat kecerdasan emosi yang lebih baik. Semoga bermanfaat!

Related Posts

Share This

Turun 30 Kg Dalam 2 Bulan

Jus Pelangsing Alami, Dipake Oleh Banyak Artis Nasional. Kunjungi kami di Instagram: @bundakim7 PIN BB :D2335D03 SMS / WA: 0813 2154 8517